Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Fitur ACC Veloz Hybrid Responsif dan Alami

Denny Parsaulian Sinaga
27/11/2025 14:18
Fitur ACC Veloz Hybrid Responsif dan Alami
Kabin Toyota New Veloz Hybrid EV.(MI/Denny Sinaga )

BAYANGKAN Anda terjebak di kemacetan parah. Mobil Anda hanya bergerak meter demi meter saja. Wah, betapa pegelnya kaki kiri yang menginjak kopling dan kaki kanan yang menginjak pedal gas. Keduanya bergantian naik turun demi merayap di kemacetan total jalanan Jakarta sore hari. 

Lalu, dalam satu skenario yang sama, Anda di belakang setir pengemudi, hanya cukup memegang kemudi saja sambil pandangan tetap ke depan. Mobil berjalan pelan-pelan mengikuti mobil di depan. Juga meter demi meter. Padahal kaki-kaki Anda tidak bergerak sama sekali. 

Media Indonesia dibuat kagum dengan sensivitas dan betapa soft dan lembut pengereman yang dilakukan oleh mobil secara mandiri.
Saat mobil di depan berjalan, New Veloz Hybrid EV yang kami kemudikan dengan spontan mengikuti kendaraan di depan meskipun pedal gas tidak diinjak. Begitu pula sebaliknya, ketika mobil di depan mengerem, mobil yang kami kemudikan juga melakukan deselerasi dengan halus sebelum ikut mobil depan berhenti sempurna. Saking halusnya, posisi duduk saya dan penumpang lainnya tidak berpindah atau bergeser.

Skenario kedua ini adalah kondisi pada saat First Drive Toyota New Veloz Hybrid EV di trek Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Tangerang Selatan, Selasa (25/11/2025). Dengan kecepatan terukur dalam dua skenario, yaitu maksimal 60 km/jam dan 30 km/jam, mobil yang kami kendarai berjalan mengikuti mobil di depan tanpa kemungkinan tabrakan. 

Karena Veloz Hybrid EV yang kami kemudikan disemati fitur Adaptive Cruise Control (ACC) dari teknologi Toyota Safety Sense (TSS).
Fitur ACC ini dapat diatur dengan sangat mudah. Ada juga level jarak yang bisa dipilih untuk posisi mobil kami di pengereman akhir saat kendaraan di depan berhenti.

RANGKAIAN TES
Selain tes fitur ACC, masih ada dua area tes. Di area pertama, mobil dipacu dengan kecepatan maksimal 20 km/jam pada rute zigzag melewati jejeran kerucut oren. Tujuan dari test ini adalah untuk mencoba laju kendaraan dalam mode EV. 

Kemudian, menginjak gas dalam-dalam pada jarak tertentu untuk merasakan akselerasi. 

Kesan yang saya rasakan mengendalikan mobil di area pertama ini adalah adalah handling yang stabil. Kemudinya responsif, demikian juga saat menginjak pedal gas. 

Manuver meliuk-liuk melewati kerucut oren dapat dilakukan dengan mudah dalam mode EV. 

Di area berikutnya kembali mencoba akselerasi. Mode berkendara diubah menjadi power. Mobil menjadi lebih responsif ketika pedal gas diinjak dalam. Sebelum mencapai kecepatan 100 km/jam, saya harus menginjak rem karena sudah melewati batas akhir trek.

PERTAMA TURUN KE JALAN
Untuk pertama kalinya, sejak diluncurkan Jumat (21/11) di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Toyota New Veloz Hybrid EV resmi dibawa 'turun' ke jalanan. 

Toyota mengundang wartawan untuk melakukan first drive Toyota New Veloz Hybrid EV di trek Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Tangerang Selatan, Selasa (25/11/2025).

New Veloz Hybrid EV ini adalah gebrakan terbaru dari Toyota pada GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang sedang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang. ''Hari ini kami membuka lembar baru untuk Veloz, sekarang hadir dengan teknologi hybrid dan dengan bangga diproduksi lokal di Indonesia," kata Presiden Direktur TAM Hiroyuki Ueda pada saat peluncuran di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (21/11).

Dipastikan, unit ini akan menjadi andalan baru Toyota untuk mengatrol penjualannya. Sejak awal, Toyota sudah mengklaim ini bakal menjadi MPV 7 seater full hybrid yang paling terjangkau di Indonesia. Toyota telah membuka prebook dengan harga Rp299 juta untuk model tipe V yang berlaku hingga akhir Desember 2025.

Toyota merilis unit ini dalam 4 model, yaitu V HEV, Q HEV, Q HEV Modellista, dan Q HEV TSS Modellista. Wartawan diberikan kesempatan menjajal New Veloz Hybrid EV tipe tertinggi, Q HEV TSS Modellista. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya