Rabu 13 Oktober 2021, 18:56 WIB

Honda Ungkap Gagasan Baru di Kongres Dunia ITC 2021

RO | Otomotif
Honda Ungkap Gagasan Baru di Kongres Dunia ITC 2021

HPM
.

 

Honda Motor Co Ltd Jepang memamerkan gagasan terbarunya di bidang teknologi informasi - komunikasi dan kontrol di acara Intelligent Transport Systems (ITS) World Congress 2021 yang ke-27. Kongres ini berlangsung di Hamburg, Jerman hingga 15 Oktober 2021.

ITS World Congress adalah konferensi internasional dimana para peserta mempresentasikan dan mendiskusikan beragam hal yang dicapai dalam penelitian, pengembangan, dan penerapan untuk menyelesaikan berbagai tantangan terkait lalu lintas/transportasi.

Pada kegiatan ini Honda menyampaikan gagasan menuju realisasi 'nol kecelakaan lalu lintas' dan 'kebebasan dan kesenangan mobilitas'. gagasan tersebut terdiri dari:

Honda Sensing Elite

Honda Sensing merupakan teknologi keselamatan dan bantuan pengemudi canggih Honda yang dikembangkan dengan visi untuk menghilangkan kesalahan manusia dalam berkendara. Honda menempatkan prioritas tertinggi pada keselamatan dan keandalan dengan mengembangkan fungsi 'Traffic Jam Pilot', yang memungkinkan sistem dapat mengemudikan kendaraan, bukan pengemudi.

Sistem mengemudi otomatis berdasarkan prediksi, perkiraan, dan perilaku kooperatif yang didukung oleh AI

Teknologi mengemudi otomatis yang memanfaatkan AI (Artificial Intelligence) dalam membuat prediksi atau perkiraan untuk menghindari resiko, menunjukkan perilaku kooperatif dengan saling berkomunikasi dan memahami dengan kendaraan lain, serta mempelajari lingkungan mengemudi dan lalu lintas untuk berkontribusi pada realisasi 'nol kecelakaan lalu lintas' dan perluasan 'kebebasan dan mobilitas'.

L3Pilot

Pengenalan partisipasi dan gagasan Honda di EUCAR L3Pilot yang merupakan proyek unggulan Uni Eropa (UE) yang menguji kelayakan Level 3 Automated Driving.

Safe Swarm

Konsep teknologi Safe Swarm Honda ditujukan untuk mewujudkan arus lalu lintas yang aman dan lancar melalui pemanfaatan teknologi mobil yang terhubung (misalnya konektivitas internet dan komunikasi kendaraan ke kendaraan dan kendaraan ke infrastruktur).

Selain itu Honda juga menampaikan gagasan menuju realisasi netralitas karbon yang terdiri dari:

Layanan data untuk kendaraan yang dilengkapi dengan Honda Mobile Power Pack

Sebuah sistem yang menggabungkan informasi yang disimpan pada baterai yang dapat ditukar dengan Honda Mobile Power Pack saat kendaraan listrik sedang digunakan dan melakukan analisis data di Cloud. Dengan memberikan data yang dianalisis kepada pengguna, sistem mewujudkan konsumsi daya yang stabil.

Honda Electric Road System

Honda secara mandiri mengembangkan sistem untuk memasok daya dari infrastruktur jalan dan teknologi untuk mengisi daya kendaraan listrik saat mengemudi. Melalui pengisian cepat dari infrastruktur jalan saat mengemudi, waktu tunggu untuk pengisian daya akan dipersingkat, ukuran baterai terpasang akan diminimalkan dan jangkauan akan diperpanjang.

Sistem Manajemen Energi

Pengenalan gagasan Honda dalam pengembangan teknologi manajemen energi terbarukan untuk realisasi netralitas karbon dan verifikasi kasus penggunaan di dunia dari teknologi tersebut. (S-4)

Baca Juga

ABB

Charger Mobil Listrik ABB Mampu Beri Tambahan 100 km dalam 3 Menit

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:19 WIB
Menurut ABB pengisian tidak akan memakan waktu lama. Pasalnya, Terra 360 memiliki output maksimum 360 kW dan diklaim mampu mengisi penuh...
ADM

Perpanjangan Diskon PPnBM Dongkrak Penjualan Daihatsu 16,3%

👤RO 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:15 WIB
Hingga September 2021 penjualan ritel Daihatsu mencatatkan 103.788 unit dengan market share sebesar 17,3%, dan wholesales sebanyak 116.048...
Auto2000

Auto2000 Digiroom Raih Dua Gelar Digital Marketing Champion 2021 

👤RO 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:11 WIB
Auto2000 Digiroom meraih dua title sekaligus yaitu di kategori Sales & Distribution, serta sebagai juara umum (Across...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya