Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLA ruas Tol Cipali, PT Lintas Marga Sedaya yang kini memiliki branding name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali), sejak diakuisisi oleh Astra Infra pada akhir 2019 mencatat peningkatan performa kinerja operasional dalam memberikan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan.
Pada bidang transaksi dilakukan penambahan empat unit gardu satelit dengan 14 gardu utama, tujuh Gardu Tol Otomatis (GTO), tiga gardu satelit arah Palimanan, dan lima arah Cikopo. Dengan penambahan ini, jumlah total gardu di Gerbang Tol Palimana menjadi 44 unit, masing-masing 22 gardu dari arah Palimanan dan 22 gardu dari arah Cikopo yang dapat dioperasikan secara maksimal.
Untuk fasilitas informasi juga dilakukan penambahan dua unit VMS (Variable Message Sign) yang berada di lajur Cikopo dan lajur Palimanan sehingga total VMS yang tersebar di sepanjang Ruas Tol Cipali mencapai sembilan unit. Penambahan VMS ini didukung teknologi terbaru untuk kenyamanan pengguna jalan dalam memperoleh informasi aktual seputar lalu lintas di Ruas Tol Cipali.
"Dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan, di 2020 ini ASTRA Tol Cipali telah meningkatkan beberapa fasilitas layanan, seperti layanan transaksi, juga layanan informasi," ungkap Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo kepada wartawan, Kamis (26/11).
Penambahan empat unit gardu satelit di Gerbang Tol Palimanan dan VMS, tambah Agung, merupakan upaya perusahaan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna jalan sehingga perjalanan di Tol Cipali dapat dirasakan Lancar, Aman dan Nyaman (LAN).
Pada bidang layanan keselamatan, ASTRA Tol Cipali memiliki program 3E (Education, Engineering dan Enforcement). Pada sisi enforcement, ASTRA Tol Cipali terus melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran pengguna jalan terhadap keamanan dan keselamatan berkendara.
"Dengan diadakannya program 3E, berdasarkan data yang tercatat, sampai pertengahan November 2020 angka kecelakaan di Tol Cipali mengalami penurunan sebesar 7% dibandingkan periode yang sama di 2019 sedangkan angka fatalitas menurun sebanyak 75%," tambah Agung Prasetyo.
Bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Polda Jawa Barat, ASTRA Tol Cipali secara rutin setiap tiga bulan sekali melakukan operasi penindakan Over Dimension dan Overload (ODOL) kepada kendaraan golongan II hingga V.
ASTRA Tol Cipali dan Polda Jawa Barat juga bersinergi dalam melaksanakan operasi speed gun atau batas kecepatan setiap dua bulan sekali guna memberikan efek jera sekaligus sebagai bentuk ajakan untuk berkendara sesuai aturan untuk mematuhi batas kecepatan minimal 60 km per jam dan maksimal 100 km per jam.
Pada sisi engineering, ASTRA Tol Cipali juga melakukan penambahan fasilitas keselamatan berupa pemasangan pembatas jalan yang biasa disebut wire rope yang saat ini sudah terpasang sepanjang 44 km. Targetnya pada akhir Desember nanti, sling baja ini sudah membentang hingga 79 km dan dipastikan sudah terpasang di Ruas Tol Cipali sepanjang 106 KM sebelum Lebaran 2021.
Dengan pemasangan pagar pembatas sling baja yang mampu menahan beban kendaraan sampai dengan 80 ton tersebut diharapkan dapat mengurangi fatalitas akibat kecelakaan yang terjadi di Tol Cipali.
ASTRA Tol Cipali juga memasang marka speed reducer sebagai implementasi dari sisi engineering yang berfungsi sebagai marka peringatan bagi pengguna jalan agar tetap fokus dan waspada saat berkendara.
Marka speed reducer terdiri dari jenis marka dragon teeth dan marka chevron. Inovasi ini sudah terpasang sepanjang 8 km pada Ruas Tol Cipali di sepanjang 2020 sekaligus merupakan marka peringatan yang diaplikasikan pertama dan satu-satunya di jalan tol di Indonesia. (S-4)
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menargetkan kondisi jalan tol dalam menghadapi periode mudik Lebaran 2026
MASYARAKAT Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah jangan hanya terpaku pada jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan jalan arteri yang layak dapat menjadi alternatif.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono memprediksi ada 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga di libur Imlek 2026.
Menjelang periode mobilitas tinggi pada arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pengerjaan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved