Headline

Indonesia optimistis IEU-CEPA akan mengerek perdagangan hingga Rp975 triliun.

Fokus

Tiga sumber banjir Jakarta, yaitu kiriman air, curah hujan, dan rob.

Daihatsu Tingkatkan Pangsa Pasar di Oktober 2020

RO
24/11/2020 15:59
Daihatsu Tingkatkan Pangsa Pasar di Oktober 2020
.(ADM/Data: Gaikindo)

MENJELANG akhir tahun 2020, kondisi pasar otomotif Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif dengan kenaikan penjualan secara bertahap, yang sebelumnya sempat di posisi terendah di Kuartal II lalu akibat dampak pandemi.

Penjualan otomotif nasional bergerak menuju tren positif pada Oktober dibandingkan September lalu. Kenaikan pasar terjadi pada retail sales sebesar 6% menjadi sekitar 46 ribu unit, dan pada whole sales sebesar 1% menjadi sekitar 49 ribu unit.
 
Pada penjualan periode Januari–Oktober 2020, Daihatsu tetap mempertahankan posisi peringkat dua penjualan otomotif nasional dengan retail sales sebanyak 81.623 unit, dan peningkatan market share menjadi 18% dibandingkan periode sama tahun 2019 lalu sebesar 16,9%.

Sedangkan untuk whole sales, secara total mencapai 77.471 unit dengan peningkatan market share menjadi 18,4% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019 lalu sebesar 17,7%.

Kenaikan pada segmen komersil juga terjadi pada Daihatsu. Secara bulanan, retail sales Daihatsu pada Oktober 2020 tercatat sebanyak 8.135 unit, dengan Gran Max Pick Up sebagai kontributor utama sebanyak 2.827 unit atau berkontribusi sebesar 34,8%. Disusul Sigra 1.782 unit (21,9%), dan Ayla 1.013 unit (12,5%).

“Kami bersyukur penjualan Daihatsu hingga Oktober tetap mencatatkan hasil positif. Kami berharap peningkatan penjualan di sektor otomotif dapat membantu pemulihan perekonomian Indonesia secara keseluruhan”, ujar Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso, 

Pemulihan pasar otomotif juga sejalan dengan pemulihan perekonomian Indonesia secara bertahap. Sebagaimana diinformasikan oleh pemerintah Indonesia, laju pertumbuhan ekonomi yang tercermin pada PDB (Produk Domestik Bruto) secara YoY (Year on Year) walaupun memasuki kondisi resesi, dimana pada Kuartal II berada di -5,32% menjadi -3,49% pada Kuartal III.

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh WEO – IMF (World Economy Outlook – International Monetary Fund) pada Oktober 2020, persentase penurunan ekonomi Indonesia sebesar -1,7%. Dapat dikatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia relatif lebih baik dibandingkan kondisi perekonomian negara lainnya. (S-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Suplemen
Berita Lainnya