Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMBANGUNAN infrastruktur masih menjadi fokus Pemerintah pada 2019-2024, berdampingan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Generasi muda yang berasal dari kelahiran 1981-1996 atau generasi milenial dan gen Z (kelahiran 1997-2012) perlu mengetahui dan siap terlibat sebagai pelaku pembangunan, karena pembangunan ini juga akan menjadi modal bagi generasi muda atau milenial untuk lebih berdaya saing.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam berbagai kesempatan juga selalu mendorong generasi muda untuk peduli dan aktif terlibat dalam berbagai sektor, yang mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur. Karena generasi milenial akan jadi penentu masa depan Indonesia Emas 2045.
Menurut Menteri Basuki, generasi milenial yang tumbuh di era perkembangan teknologi berperan penting dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur ke depan. Di era disrupsi digital Revolusi 4.0, menurutnya dibutuhkan pemimpin yang mampu menjadi pendobrak, yakni yang memiliki tanggung jawab dan komitmen terutama untuk terus berinovasi.
Untuk itu diharapkan generasi muda dapat menyumbangkan ide-ide inovatif dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Revolusi industri 4.0 ditandai dengan perkembangan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna mencapai efisiensi yang tinggi dan kualitas produk yang lebih baik, tidak terkecuali juga memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
Kementerian PUPR sebagai salah satu kementerian yang bertugas melaksanakan pembangunan infrastruktur, senantiasa mendorong keterlibatan generasi muda untuk peduli dan terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan. Salah satunya lewat berbagai kegiatan seperti PUPR 4.0 Expo pada 2019, millenial campaign infrastructure pada Agustus 2019, talkshow milennial bertajuk Creativity, Innovation and Entrepreneurship yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bakti ke-74 PU pada Desember 2019, dan berbagai perlombaan yang sering dibuka untuk umum.
Selain lewat berbagai acara yang menyasar generasi muda, Kementerian PUPR juga berupaya meningkatkan keterlibatan milenial dan gen Z lewat pengelolaan media sosial resmi yang dikemas lebih santai untuk menyasar semua kalangan. Kunjungan ke berbagai sekolah lewat program PUPR Goes to School/Campus juga dilakukan untuk menghidupkan kepedulian generasi muda pada infrastruktur sejak dini.
Ke depannya Kementerian PUPR masih terus berupaya untuk terus berinovasi dalam mengomunikasikan sektor infrastruktur, agar perencanaan dan pembangunannya dapat memenuhi harapan masyarakat luas. Tak cukup harus cermat dalam memilih media sosial untuk mengomunikasikan infrastruktur ke generasi muda, namun juga pastinya perlu strategi penyampaian yang mengikuti perkembangan zaman agar bisa tepat sasaran.
Bila ingin menyasar ke generasi muda, langkah yang dilakukan tentulah harus seiring dengan alam pikiran mereka. Dalam kondisi seperti itulah dibutuhkan pola komunikasi yang tepat. Komunikasi menjadi kata kunci untuk bisa membuat suatu program bisa diterima dengan baik. Beradaptasi pun menjadi sebuah keniscayaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Tingginya tekanan ekonomi dan lonjakan harga properti membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan industri seperti Bekasi semakin sulit memiliki hunian layak
Prudential menerbitkan produk asuransi kesehatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya milenial dan generasi Z (gen Z).
Setiap generasi sudah pasti memiliki perspektif, gaya, dan harapan masing-masing dengan keunikan sendiri. Begitu pula dengan tantangan-tantangan komunikasi.
ANGGARAN publik yang menyasar infrastruktur Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merosot tajam hingga Rp32.291.900.000.
Pemerintah juga memproyeksikan kebutuhan investasi infrastruktur nasional periode 2025–2029 mencapai US$ 625,37 miliar (Rp10.162 triliun).
Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tengah giat memodernisasi sektor logistik untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.
Kawasan Canggu kian dilirik investor dunia sebagai aset investasi potensial, tak hanya untuk masa kini tetapi juga jangka panjang.
DPD RI masih menghadapi kesenjangan yang lebar baik dalam hal kapasitas SDM, infrastruktur, maupun regulasi digital.
PingCAP mengumumkan perluasan kolaborasi strategis dengan Microsoft. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat adopsi infrastruktur data modern
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved