INDONESIA hanya mampu mengirimkan satu wakil ke laga puncak BWF Dubai World Super Series Finals 2015, yakni ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Ahsan/Hendra melaju seusai menyingkirkan ganda peringkat satu dunia asal Korea Selatan Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, 21-17, 22-24, dan 21-15, dalam waktu 69 menit.
"Menang atau kalah dari mereka memang enggak mudah ya. Jadi, kami fokus saja di sana, enggak mau kalah karena ini kan sudah semifinal, sistemnya sudah gugur," ungkap Ahsan. Di babak final, juara dunia 2015 itu ditantang pasangan Tiongkok, Chai Biao/Hong Wei. Chai/Hong melaju ke final seusai menaklukkan ganda Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen, 17-21,21-19, dan 24-22.
Rekor pertemuan keduanya sementara ini seri 1-1. Terakhir keduanya berhadapan di babak penyisihan BWF Destination Dubai World Super Series Finals 2014. Saat itu Ahsan/Hendra harus mundur dari pertandingan saat skor 7-11 karena sakit yang dialami Ahsan.
"Buat besok mau habis-habisan saja di lapangan. Masalah taktik mungkin nanti malam akan diomongin dengan pelatih," kata Hendra. Sementara itu, ganda putri Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari terhenti di semifinal oleh pasangan Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl, 17-21,12-21. Padahal, sehari sebelumnya Greysia/Nitya berhasil menaklukkan mereka di fase grup.
"Hari ini (permainan) kami terkontrol saja oleh mereka," kata Greysia. Ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto juga tidak berhasil mengikuti jejak Ahsan/Hendra. Mereka kandas di semifinal oleh pasangan Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock.