Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Otomotif Internasional (FIA) melakukan perubahan regulasi teknis secara mendadak menjelang Formula 1 Grand Prix (GP) Jepang guna merespons kekhawatiran terkait manajemen energi di Sirkuit Suzuka.
Penyesuaian itu difokuskan pada sesi kualifikasi dengan memangkas batas pengisian ulang energi dalam satu putaran. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi fenomena clipping yang berlebihan, sehingga pembalap tidak terlalu sering beralih ke mode pengisian baterai saat berada dalam kondisi akselerasi penuh.
Karakteristik Suzuka dinilai memiliki risiko serupa dengan Sirkuit Albert Park di Melbourne yang menjadi pembuka musim, yakni berpotensi mengekspos keterbatasan sistem manajemen energi mobil F1 2026. Kondisi tersebut sebelumnya tidak terlalu terlihat pada balapan di Shanghai, Tiongkok.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui diskusi dan simulasi antara FIA, tim, serta produsen unit daya, yang berujung pada kesepakatan bersama.
"Menyusul diskusi antara FIA, tim-tim F1, dan produsen unit daya, penyesuaian kecil pada parameter manajemen energi untuk kualifikasi di GP Jepang telah disepakati dengan dukungan penuh dari semua pihak," tulis pernyataan resmi FIA sebagaimana dikutip dari Crash.
FIA menyatakan langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara distribusi energi dan performa pembalap, sekaligus memastikan sesi kualifikasi tetap menjadi ajang penentu performa murni.
Meski demikian, regulasi untuk balapan utama pada Minggu tidak mengalami perubahan. FIA juga berencana melanjutkan pembahasan dalam jeda lima pekan menuju GP Miami, setelah pembatalan dua seri di Timur Tengah pada April akibat konflik Iran.
Otoritas tersebut menegaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari proses penyempurnaan dalam kerangka regulasi baru F1 2026.
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, menilai perubahan tersebut sebagai langkah positif, meskipun tidak akan mengubah peta persaingan secara signifikan.
"Saya rasa ini tidak akan menjadi pengubah permainan. Saya pikir situasinya akan tetap mirip, kecuali bagi pembalap yang mungkin akan sedikit berkurang dalam melakukan 'lift and coast', yang menurut saya adalah hal bagus," ujar Leclerc.
Ia menambahkan bahwa masih dibutuhkan penyempurnaan agar pembalap dapat memaksimalkan performa mobil saat kualifikasi.
"Untuk saat ini, dalam dua balapan pertama, ini lebih kepada mengelola segalanya dengan benar di kualifikasi, daripada dorongan gas penuh yang biasa kita lakukan di Q3 pada tahun-tahun sebelumnya. Jadi masih ada penyempurnaan yang harus dilakukan, tetapi saya rasa perubahan khusus ini tidak akan menjadi pengubah keadaan akhir pekan ini," pungkasnya. (Ndf/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved