Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Jelang Persijap vs Dewa United, Laskar Kalinyamat Berharap pada 4 Pemain Jebolan Liga India

Akhmad Safuan
11/1/2026 09:27
Jelang Persijap vs Dewa United, Laskar Kalinyamat Berharap pada 4 Pemain Jebolan Liga India
Laskar Kalinyamat bersiap menjamu tim tamu Banten Warrior malam di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Senin (12/1) malam(MI/Akhmad Safuan)

PERSIJAP Jepara yang tengah berharap segera keluar dari zona merah Super League 2025/2026, bersiap menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada Senin (12/1). Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, bertekad menambah 3 poin setelah mendatangkan sejumlah pemain jebolan Liga India.

Persijap Jepara saat ini masih berada di urutan 17 klasemen sementara Liga Superleague dengan mengantongi 9 poin dari 16 pertandingan yang dilakoni dengan 2 kali menang, 3 kali seri dan 11 kali kalah. Posisi Persijap Jepara menang tidak menguntungkan, apalagi setelah dipecundangi Persija Jakarta 2-0 pekan lalu membuat ribuan suporter kecewa.

Menghadapi tim tamu Dewa United yang saat ini berada di urutan 14 dengan 17 poin dari 16 pertandingan yang dijalani dengan 5 kali menang, 2 kali seri dan 9 kali kalah pada Senin (12/1) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Laskar Kalinyamat berharap dapat memenangi pertandingan dan menambah poin agar terangkat dari zona merah.

Untuk bisa terbebas dari zona merah, Persijap medatangkan dua pemain jebolan Liga India dalam musim tranfer pemain yang baru dibuka Sabtu (10/1) yakni Jose Luis Espinosa Arroyo (Tiri) dari Mumbai City dan Borja Herrera dari FC Goa. Kini Persijap Jepara telah memiliki 4 pemain jebolan Liga India setelah sebelumnya memiliki Carlos Franca dan Alexis Nahuel Gomez.

Bahkan pelatih Persijap Jepara Divaldo Da Silva Teixeira Alves (Divaldo Alves) masih berharap pada jendela tranfer ini ada tambahan 2 lagi pemain baru yakni pemain lokal berasal dari tim divisi 1 dan 1 lagi pensiun asing untuk memperkuat Laskar Kalinyamat menghadapi lawan berikutnya dengan pertandingan terdekat menjamu tim tamu Dewa United.

OPTIMISTIS MENANG
Menghadapi Banten Warrior, julukan Dewa United, yang diperkuat sejumlah pemain top seperti Stefano Lilipaly, Egi Maulana Fikri, Ricky Kambuaya dan juga dikabarkan bakal mendatangkan pemain asal Liga 1 India, yakni Noah Sadaoui, Persijap Jepara tetap optimistis dapat memenangi pertandingan

"Saya selalu berpesan kepada seluruh pemain agar tetap fokus dari awal hingga akhir pertandingan menghadapi Dewa United besok, saya berharap dapat menang dan menambah poin 3 hingga dapat bergeser ke atas pada klasmen sementara," kata Divaldo Alves.

Telah bergabungnya rekrutan pemain anyar ini, menurut Divaldo Alves, Persijap bisa berbuat banyak untuk membantu meningkatkan performa tim hingga naik dari zona merah. "Kita tak mau kalah dan terulang lagi, kami sudah identifikaSi, jika peMain fokus kami bisa perbaiki posisi klasemen saat ini," tambahnya.

DUKUNGAN SUPORTER
Selain itu Pelatih Persijap, Jepara Divaldo Alves, berharap penuh terhadap dukungan penuh suporter untuk memberikan semangat dan dorongan pemain dapat berlaga lebih baik lagi. Apalagi pada pertandingan kandang ini diharapkan kesetiaan supporter Persijap yang selalu mendukung baik di posisi menang, seri atau kalah.

"Supporter butuh tiga poin, butuh harapan lagi, ketika tidak ada kemenangan pasti sedih, tetapi mereka punya cinta yang besar kepada klub," ujarnya.

Selain itu Divaldo Alves juga menyoroti dukungan suporter Laskar Kalinyamat yang terus menurun akibat kekalahan beruntun dalam pertandingan terakhir baik ketika tandang maupun bermain di kandang. Misalnya, saat menjamu Persib Bandung di awal kompetisi Persijap bisa mendapatkan dukungan sekitar 8.212 penonton.

Kemudian pada laga kandang terakhir menghadapi Malut United hanya dihadiri 1.515 penonton dan saat duel menjamu Semen Padang dihadiri 1.459 pendukung. Terakhir, skibat terjadi insiden kerusuhan saat menjamu Semen Padang, saat menjamu PSIM Yogyakarta terkena sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI bertanding tanpa penonton.

Sebagaimana diketahui setidaknya ada 3 suporter fanatik Persijap Jepara yang terus mengawal Laskar Kalinyamat dalam sejumlah pertandingan baik saat bermain kandang maupun tandang yakni Jepara Tifosi Mania (Jatman) berdiri 11 Juni 2001 berada di Stadion Gelora Bumi Kartini, Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) berisi 9 April 2002 dan Curva Nord Syndicate (CNS).

Para suporter fanatik Laskar Kalinyamat yang banyak dikenal dengan seragam khasnya hitam-hitam ini, selalu dapat memberikan atmosfer baru di stadion dengan yel-yel dan nyanyian yang membakar semangat, suara musik yang terus bergema selama pertandingan berlangsung hingga terkadang euforia menyalakan kembang api atau mengibarkan bendera raksasa. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya