Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Sepak bola merupakan olahraga paling populer di dunia yang dimainkan oleh dua tim beranggotakan sebelas orang. Meski terlihat sederhana, aspek waktu dalam olahraga ini memiliki regulasi yang cukup ketat dan spesifik. Secara umum, standar lama permainan sepak bola adalah 90 menit. Namun, angka tersebut hanyalah waktu dasar yang belum mencakup berbagai variabel tambahan yang sering terjadi di lapangan hijau.
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melalui Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) telah menetapkan aturan baku mengenai durasi pertandingan dalam Laws of the Game, tepatnya pada Pasal 7. Pemahaman mengenai durasi ini sangat penting, tidak hanya bagi pemain dan wasit, tetapi juga bagi penonton agar memahami dinamika yang terjadi saat peluit panjang belum dibunyikan.
Dalam aturan standar kompetisi profesional dewasa, pertandingan dibagi menjadi dua babak. Durasi setiap babak adalah 45 menit. Sehingga, total waktu normal tanpa tambahan adalah 90 menit. Waktu ini berjalan terus-menerus (running clock), yang berarti jam wasit tidak berhenti meskipun bola keluar lapangan atau terjadi pelanggaran, berbeda dengan olahraga futsal atau basket yang menggunakan waktu bersih (stopping clock).
Kedua babak ini dipisahkan oleh waktu jeda atau istirahat. Menurut regulasi, waktu istirahat dalam sepak bola tidak boleh melebihi 15 menit. Waktu jeda ini dimanfaatkan oleh pemain untuk memulihkan tenaga, minum, dan mendengarkan instruksi strategi dari pelatih di ruang ganti.
Seringkali kita melihat pertandingan sepak bola berakhir di menit ke-95 atau bahkan lebih. Ini disebabkan oleh adanya injury time atau stoppage time. Wasit memiliki wewenang penuh untuk menambahkan waktu di setiap akhir babak sebagai kompensasi atas waktu yang terbuang (lost time) selama 45 menit berjalan.
Beberapa faktor yang menyebabkan wasit memberikan tambahan waktu antara lain:
Durasi injury time ini diumumkan oleh wasit cadangan (ofisial keempat) di pinggir lapangan menggunakan papan elektronik pada menit akhir setiap babak.
Penting untuk membedakan antara injury time dan extra time. Jika injury time adalah kompensasi waktu yang hilang, maka extra time adalah babak tambahan yang diberikan untuk menentukan pemenang dalam pertandingan sistem gugur (knockout) apabila skor masih imbang setelah 90 menit waktu normal.
Aturan mengenai extra time adalah sebagai berikut:
Jika setelah 2 x 15 menit babak tambahan skor masih tetap imbang, maka pertandingan akan dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.
Dalam perkembangan sepak bola modern, terutama di negara dengan iklim tropis atau saat musim panas, FIFA memperkenalkan aturan cooling break dan water break. Ini adalah kebijakan untuk melindungi kesehatan pemain.
Waktu yang digunakan untuk jeda minum ini nantinya akan dihitung dan ditambahkan ke dalam injury time di akhir babak tersebut.
Jadi, jika ditanya secara mendasar, lama permainan sepak bola adalah 90 menit yang terbagi dalam dua babak. Namun, dalam praktiknya, sebuah pertandingan bisa berlangsung hingga 120 menit atau lebih jika memperhitungkan injury time dan babak tambahan (extra time). Pemahaman ini penting agar penikmat sepak bola mengerti mengapa durasi pertandingan bisa sangat fleksibel tergantung pada kejadian di lapangan dan format kompetisi yang sedang dimainkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved