Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Tren aktivitas lari di Indonesia menunjukkan grafik yang terus menanjak pada tahun 2026. Olahraga ini bukan sekadar gaya hidup sehat, melainkan telah menjadi kultur kompetitif dengan menjamurnya ajang maraton dan komunitas lari di berbagai kota. Dalam ekosistem ini, sepatu running bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan investasi vital yang menentukan kenyamanan, performa, hingga pencegahan cedera.
Memasuki tahun 2026, teknologi bantalan (cushioning) dan material upper semakin canggih, baik dari merek global maupun lokal yang kian kompetitif. Berdasarkan analisis tren pencarian di marketplace, ulasan pelari profesional, dan data penjualan, berikut adalah tujuh rekomendasi sepatu running terbaik yang layak Anda pertimbangkan tahun ini.
Brand lokal Ortuseight terus mendominasi pasar menengah dengan seri Hyperblast. Versi 2.1 ini menyempurnakan reputasi pendahulunya sebagai sepatu dengan bantalan "max cushion" yang sangat memanjakan kaki.
Jika Hyperblast fokus pada keempukan, Hyperdrive 3.0 didesain untuk kecepatan. Sepatu ini memiliki profil yang lebih agresif dan responsif, memungkinkan pelari mendapatkan dorongan balik energi yang lebih baik saat memacu kecepatan.
Hyperfuse 2.2 hadir sebagai titik tengah yang manis antara kenyamanan dan sirkulasi udara. Desain upper yang menggunakan material mesh berteknologi tinggi membuat kaki tidak mudah panas meskipun digunakan lari di iklim tropis Indonesia.
UNERD membuktikan bahwa sepatu lari fungsional tidak harus mahal. Seri Performance Sombra menjadi primadona di segmen entry-level karena durabilitasnya yang mengejutkan untuk harganya.
Sebagai salah satu seri sepatu lari terlama di dunia, Nike Pegasus di tahun 2026 (kemungkinan seri Pegasus 42 atau 43) tetap menjadi standar emas sepatu daily trainer global. Versi premium ini biasanya dilengkapi teknologi Zoom Air ganda yang memberikan responsivitas ikonik.
ASICS Novablast 5 adalah definisi dari kesenangan berlari. Dengan busa FF Blast+ yang tebal, sepatu ini memberikan efek trampolin atau bouncy yang membuat langkah terasa ringan dan bertenaga.
Legenda sepatu olahraga Indonesia, Eagle, menghadirkan Run Breaker bagi mereka yang memprioritaskan fungsi dasar tanpa fitur gimmick. Ini adalah sepatu "tempur" yang tangguh untuk berbagai kondisi jalanan aspal maupun paving block.
Umumnya, sepatu lari perlu diganti setelah menempuh jarak 500 hingga 800 kilometer. Tanda-tandanya adalah sol bawah yang mulai gundul, busa (midsole) yang mengeras atau berkerut parah, serta munculnya rasa pegal yang tidak biasa pada kaki setelah berlari.
Tidak selalu. Harga mahal biasanya membayar teknologi busa terbaru dan bobot yang lebih ringan (karbon). Namun untuk pelari pemula, sepatu lokal di kisaran Rp500 ribu - Rp700 ribu seringkali sudah sangat cukup memberikan kenyamanan dan perlindungan cedera.
Sebelum memutuskan check-out di keranjang belanja Anda, pastikan Anda mempertimbangkan empat aspek fundamental berikut:
Harga yang tertera dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan marketplace dan promo yang berlaku. (Blibli/Tokopedia/Women's Health/Analisis Tim Redaksi/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved