Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Aziz Calim Tantang Lawan Sepadan di Prime Kumite Championship 3

Khoerun Nadif Rahmat
19/12/2025 20:57
Aziz Calim Tantang Lawan Sepadan di Prime Kumite Championship 3
Prime Kumite Championship 3 yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (21/12/2026).(Dok. Istimewa)

PETARUNG kick boxing Indonesia Aziz Calim membuka peluang menghadapi lawan sepadan pada Prime Kumite Championship 3 yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (21/12/2026).

Aziz Calim dijadwalkan tampil pada partai utama perebutan gelar kelas feather weight. Laga tersebut menjadi krusial karena petarung berjuluk “The Krauser” itu membawa misi mempertahankan sabuk juara yang kini masih ia genggam.

Nama Aziz bukan sosok asing di arena internasional. Ia tercatat sebagai salah satu dari tiga atlet kick boxing Indonesia yang meraih medali emas pada SEA Games Kamboja 2023. Aziz menyumbang emas dari nomor kick light 63 kilogram, sementara dua emas lain dipersembahkan Diandra Ariesta Pieter pada kick light 55 kilogram putri dan Toni Kristian Hutapea dari nomor full contact 54 kilogram putra.

CEO Prime Kumite Championship Umar Hasan menyebut ajang edisi ketiga ini akan diikuti hampir 30 petarung dalam 13 hingga 14 laga. Sejumlah nama berpengalaman dijadwalkan turun, termasuk atlet yang baru menembus UFC Performance Institute, pemegang rekor MURI di berbagai cabang bela diri, serta peraih emas SEA Games.

“Ada Duo Deni, Vincent Madjid, dan Toni Kristian Hutapea yang akan berlaga di kejuaraan ini,” ujar Umar dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/12).

Umar menjelaskan Prime Kumite Championship awalnya menjadi wadah bagi karate profesional, sebelum membuka diri bagi berbagai cabang bela diri lain. Ajang ini berada di bawah pengawasan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI). “Kalau membatasi diri hanya karate, combat sport tidak bisa berkembang utuh,” katanya.

Menurut Umar, sebagian besar petarung memiliki latar belakang atlet prestasi, mulai dari juara SEA Games, kompetisi One Pride, hingga prajurit Marinir dan TNI. “Seluruhnya atlet profesional, tidak ada influencer atau artis,” ujarnya.

Ia juga memastikan persiapan penyelenggaraan telah dilakukan secara matang. “Dengan persentase knock out di atas 80 persen, ajang ini dijamin seru,” kata Umar.

Sebagai bagian promosi, panitia juga menyiapkan film pendek berbasis AI berjudul “Maju Skena Mundur Skena” yang akan tayang mulai 2 Januari 2026 di berbagai platform digital.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KOBI Fransino Tirta menegaskan dukungan KOBI terhadap seluruh cabang combat sport di Indonesia. “Semua berjalan dengan standar perangkat pertandingan yang diregulasi KOBI,” ujarnya. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya