Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SMA Jubilee memastikan diri sebagai kampiun Festival Bola Basket BPK Penabur 2025 setelah menaklukkan BPK Penabur Cirebon pada partai puncak. Bertanding di Lapangan Basket BPK Penabur Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (13/12), SMA Jubilee menang dengan skor meyakinkan 54-37.
Keberhasilan tersebut melengkapi perjalanan impresif SMA Jubilee sejak fase grup. Meski hanya finis sebagai runner up Grup A pada babak penyisihan, tim Jubilee mampu bangkit di fase gugur.
Pada semifinal, SMA Jubilee menyingkirkan juara Grup B, Bunda Mulia School, dengan skor ketat 50-44. Di sisi lain, BPK Penabur Cirebon yang keluar sebagai juara Grup A melaju ke final setelah mengalahkan BPK Penabur Bandung 64-43.
Kapten SMA Jubilee, Bernad Kevin, mengaku bersyukur atas pencapaian timnya yang berbuah gelar juara. Bernad juga menilai ajang ini penting bagi perkembangan pemain muda.
“Senang dan lega tentunya bisa meraih juara dan salah satu pemain kami MPV,” ujarnya.
“Kita senang BPK Penabur menggelar festival basket ini, karena pemain muda seperti kami ini sangat butuh banyak kejuaraan untuk mematangkan skill dan mengasah tim. Kami berharap Perbasi terus bisa berkolaborasi untuk menghadirkan turnamen-turnamen atau festival semacam ini agar kami bisa ketemu musuh sekaligus teman untuk sama-sama ikut memajukan basket di Tanah Air,” imbuhnya.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan festival turut disampaikan pemain BPK Penabur Cirebon, Made Gandi Menara Segara. Ia menilai ajang ini memberi ruang positif bagi siswa yang menekuni olahraga bola basket.
“Ke depan saya berharap festival ini bisa menampilkan lebih banyak peserta. Mungkin peserta bisa dari seluruh Indonesia atau mungkin seluruh Pulau Jawa agar festival lebih kompetitif lagi," ucap Made.
Ketua Umum Yayasan BPK Penabur, Adri Lazuardi, menyatakan kepuasannya atas kelancaran turnamen sekaligus lahirnya juara baru.
Dia menegaskan komitmen untuk menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan. Adri juga membuka peluang penambahan jumlah peserta pada edisi berikutnya.
“Kami akan kerjasama Perbasi untuk dapat festival ini terselenggara setiap tahun,” kata Adri.
“Kita mohon dukungan dari Perbasi Jakarta dan Perbasi seluruh Indonesia agar dapat berkolaborasi untuk menyelenggaran festival di kemudian hari,” imbuhnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Perbasi Jakarta Utara, Halimin Suginta. Ia menilai Festival Bola Basket BPK Penabur memiliki prospek cerah untuk pengembangan prestasi. Halimin bahkan melihat potensi besar dari para peserta.
"Feeling saya ke depan Festival Bola Basket Penabur ini bakal sukses. Animo begitu besar sekolah-sekolah ikut, dan kompetisinya cukup bagus karena tim-tim tampil sangat bagus-bagus membuat festival memiliki prospek bagus untuk ikut memajukan prestasi basket di Tanah Air,” ujarnya.
Festival Bola Basket BPK Penabur 2025 berlangsung sejak 10 Desember dan diikuti delapan tim, yakni SMAK Penabur All Star Jakarta, SMAK BPK Penabur All Star Bandung, SMAK BPK Penabur Cirebon, SMAK BPK Penabur Sukabumi, SMA Jubilee, SMA Tzu Chi School, SMA Al-Maruf Cibubur, dan SMA Bunda Mulia School. (I-3)
DELAPAN tim pelajar akan bersaing memperebutkan gelar dalam Festival Bola Basket BPK Penabur 2025 yang digelar pada 10-13 Desember di Penabur Intercultural School,
DEWAN Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memanggil 24 pebasket nasional untuk mengikuti pemusatan latihan menjelang SEA Games 2025
Susunan pemain timnas merupakan kombinasi pemain muda dan senior.
Keserta yang ambil bagian dalam Kejurnas datang dari seluruh wilayah Indonesia.
LPDUK Kemenpora (Inaspro) dan Perbasi berkomitmen untuk mengelola dana serta mengembangkan usaha keolahragaan basket Indonesia secara profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved