Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Teqball Indonesia Bidik Lima Medali di SEA Games 2025, Yakin Lampaui Target Resmi

Basuki Eka Purnama
06/12/2025 07:25
Teqball Indonesia Bidik Lima Medali di SEA Games 2025, Yakin Lampaui Target Resmi
Ilustrasi(AFP/Lillian SUWANRUMPHA)

TIMNAS Teqball Indonesia menunjukkan optimisme tinggi menjelang partisipasi mereka di SEA Games 2025. Pelatih Kepala Timnas Teqball, Gabriella Kota, menilai Indonesia berpeluang melampaui target resmi yang ditetapkan, yakni satu emas dan dua perak. 

Menurut Kota, tim Merah Putih berpotensi besar meraih hingga lima medali dari SEA Games 2025.

Optimisme itu muncul setelah melihat perkembangan signifikan yang ditunjukkan para atlet sepanjang masa persiapan.

"Saya pikir target yang lebih baik adalah lima medali," ujar Kota saat ditemui dalam latihan terakhir Timnas Teqball Indonesia di GOR Pasar Minggu, Jumat (5/12).

Pelatih asal Hungaria itu mengakui bahwa tantangan utama adalah faktor pengalaman. Banyak pemain Indonesia yang masih sangat muda dan SEA Games 2025 akan menjadi turnamen internasional besar pertama mereka. Oleh karena itu, kunci untuk mencapai potensi maksimal adalah stabilitas dan menjaga psikologis atlet.

"Jika kami bisa mencapai lima final, maka kami punya peluang bagus untuk mendapatkan emas," tegas Kota.

Sejak pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dimulai, Agustus lalu, Kota menyaksikan peningkatan kemampuan yang stabil di seluruh skuad. 

Ia menegaskan bahwa yang terpenting bagi tim adalah memberikan performa yang baik dan konsisten tanpa terbebani tekanan berlebihan. Keyakinan pelatih dari negara asal olahraga Teqball ini semakin kuat menjelang keberangkatan tim ke Thailand.

"Para atlet berkembang dengan sangat baik, aman untuk mengatakan bahwa kami siap untuk SEA Games," katanya.

Keyakinan Kota selaras dengan pandangan dari manajemen olahraga Teqball nasional. Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (PP POTSI), Jovinus Carolus Legawa, telah menganalisis bahwa sektor tunggal memiliki peluang terbesar untuk mendulang medali bagi Indonesia.

Meskipun demikian, Indonesia menyadari peta persaingan di Asia Tenggara. Jovinus Legawa sebelumnya menjelaskan bahwa Thailand akan tetap menjadi lawan terkuat, mengingat posisi mereka yang kini berada di peringkat lima dunia. 

Namun, perkembangan atlet Indonesia, terutama di nomor tunggal, dinilai telah cukup signifikan untuk menghadapi tantangan tersebut.

Dengan perkembangan positif selama tiga bulan terakhir dan kondisi atlet yang dinilai prima, Timnas Teqball Indonesia bertekad membuktikan diri di kancah regional, tidak hanya mencapai, tetapi juga melampaui target resmi medali di SEA Games 2025. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya