Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Teknik dan Cara Memegang Raket Bulu Tangkis yang Benar bagi Pemula

Thalatie K Yani
04/12/2025 11:43
Teknik dan Cara Memegang Raket Bulu Tangkis yang Benar bagi Pemula
Ilustrasi(MI/Widjajadi)

Pentingnya Teknik Dasar dalam Bulu Tangkis

Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga paling populer di Indonesia yang menuntut ketangkasan, kecepatan, dan strategi. Namun, sebelum melangkah ke teknik pukulan yang rumit seperti smash atau dropshot, setiap pemain wajib menguasai fondasi utamanya, yaitu cara memegang raket yang benar. Teknik pegangan atau grip yang tepat tidak hanya memengaruhi akurasi dan kekuatan pukulan, tetapi juga vital untuk mencegah cedera pada pergelangan tangan.

Banyak pemula sering mengabaikan aspek ini dan memegang raket seadanya, seperti menggenggam pemukul kasur. Padahal, kesalahan dalam teknik pegangan dapat membatasi fleksibilitas pergelangan tangan, sehingga pukulan menjadi kaku dan kurang bertenaga. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam berbagai teknik pegangan raket yang digunakan oleh atlet profesional untuk mendominasi lapangan.

Jenis-Jenis Teknik Memegang Raket (Grip)

Secara umum, terdapat beberapa variasi pegangan yang harus dikuasai untuk merespons berbagai jenis bola dari lawan. Fleksibilitas jari dalam mengubah posisi pegangan dalam hitungan detik adalah kunci permainan tingkat lanjut. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk setiap tekniknya.

1. Forehand Grip (Pegangan Jabat Tangan)

Teknik forehand adalah cara memegang raket yang paling dasar dan paling sering digunakan dalam permainan, terutama untuk memukul kok yang berada di sisi kanan tubuh (bagi pemain tangan kanan). Teknik ini memberikan keleluasaan pergelangan tangan untuk bergerak bebas.

Langkah-langkah melakukan Forehand Grip:

  • Pegang raket dalam posisi miring, di mana sisi daun raket tegak lurus dengan lantai.
  • Ulurkan tangan Anda seolah-olah hendak berjabat tangan dengan orang lain.
  • Letakkan telapak tangan pada gagang raket. Pastikan jari-jari menggenggam dengan rileks namun kuat.
  • Perhatikan posisi ibu jari dan jari telunjuk. Kedua jari ini harus membentuk huruf "V" yang sejajar dengan bingkai raket.
  • Jari kelingking, jari manis, dan jari tengah menggenggam bagian bawah gagang raket untuk memberikan stabilitas.
  • Hindari memegang raket terlalu kencang agar pergelangan tangan tetap fleksibel saat melakukan ayunan.

2. Backhand Grip

Seringkali menjadi kelemahan bagi pemula, pukulan backhand memerlukan teknik pegangan khusus agar dapat menghasilkan tenaga yang eksplosif meski dengan ayunan yang pendek. Perbedaan utama dengan forehand terletak pada posisi ibu jari.

Langkah-langkah melakukan Backhand Grip:

  • Putar raket seperempat putaran ke arah kiri (untuk pemain tangan kanan) dari posisi forehand.
  • Posisi ibu jari harus berpindah dan menekan pada permukaan gagang raket yang paling lebar dan datar.
  • Ibu jari berfungsi sebagai pengungkit atau pendorong utama untuk memberikan tenaga saat memukul kok.
  • Keempat jari lainnya (telunjuk, tengah, manis, kelingking) berada di sisi sebaliknya untuk menahan keseimbangan raket.
  • Gerakan pukulan lebih mengandalkan jentikan pergelangan tangan (wrist snap) dan dorongan jempol, bukan ayunan lengan penuh.

3. American Grip (Frying Pan Grip)

Teknik ini disebut juga sebagai pegangan "gebuk kasur" atau seperti memegang wajan penggorengan. American grip sangat efektif digunakan untuk melakukan smash penuh tenaga atau saat mengembalikan bola-bola atas di depan net (net kill).

Cara melakukan American Grip:

  • Letakkan raket di lantai atau pegang dengan tangan kiri sehingga permukaan senar menghadap ke atas dan bawah (mendatar).
  • Ambil raket seolah-olah Anda sedang memegang gagang palu atau wajan.
  • Ibu jari dan jari telunjuk menempel pada permukaan gagang yang lebar.
  • Genggaman tangan pada teknik ini cenderung lebih rapat dibandingkan forehand atau backhand.

Kelebihan teknik ini adalah kemudahan dalam memukul bola-bola atas, namun kelemahannya adalah sulit digunakan untuk melakukan pukulan backhand atau bola-bola bawah.

4. Combination Grip (Pegangan Campuran)

Dalam pertandingan sesungguhnya, pemain tidak terpaku pada satu jenis pegangan. Pemain profesional menggunakan combination grip, yaitu kemampuan mengubah posisi jari secara dinamis menyesuaikan arah datangnya kok. Kuncinya adalah tidak memegang raket dengan "genggaman mati".

Untuk melatih ini, cobalah memutar raket menggunakan jari-jari Anda (bukan pergelangan tangan) dari posisi forehand ke backhand secara cepat dan berulang-ulang.

Kesalahan Umum Saat Memegang Raket

Meskipun terdengar sederhana, banyak pemain yang tidak menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan fatal dalam memegang raket yang menghambat perkembangan permainan mereka. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus dihindari:

  1. Menggenggam Terlalu Keras: Memegang raket terlalu erat sepanjang waktu akan membuat otot lengan cepat lelah dan kaku. Genggaman sebaiknya hanya dikencangkan sesaat sebelum raket menyentuh kok (impact).
  2. Posisi Jari Telunjuk Menempel Rapat: Pada forehand grip, jari telunjuk sebaiknya sedikit terpisah dari jari tengah (seperti menarik pelatuk pistol) untuk memberikan kontrol lebih baik.
  3. Ibu Jari Tidak Lurus pada Backhand: Jika ibu jari melingkar atau tidak menekan permukaan datar saat backhand, pukulan tidak akan memiliki arah dan tenaga yang cukup.
  4. Menggunakan Satu Grip untuk Semua Pukulan: Memaksakan forehand grip untuk memukul bola di sisi backhand (kecuali round-the-head shot) akan membuat posisi tubuh canggung dan rawan cedera.

Tips Melatih Fleksibilitas Jari

Untuk menguasai cara memegang raket dengan sempurna, Anda perlu melatih kekuatan dan ketangkasan jari. Latihan sederhana seperti meremas bola karet atau melakukan wall practice (memukul kok ke tembok) dengan berganti-ganti sisi raket dapat meningkatkan refleks pergantian grip.

Ingatlah bahwa raket adalah perpanjangan dari tangan Anda. Semakin natural dan luwes pegangan Anda, semakin presisi pukulan yang dihasilkan. Jangan ragu untuk terus bereksperimen dengan posisi jari hingga Anda menemukan kenyamanan maksimal yang sesuai dengan gaya bermain Anda.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya