Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Teknik smash bola voli atau yang sering disebut spike adalah senjata utama penyerang (spiker) untuk mencetak poin langsung. Pukulan keras ini bisa membuat lawan tak berkutik. Mau tahu cara smash yang benar supaya bola jatuh keras di lapangan lawan? Yuk simak panduan lengkapnya!
Smash adalah teknik menyerang dengan memukul bola sekuat tenaga dari atas net ke arah lapangan lawan. Gerakan ini biasanya dilakukan setelah menerima umpan (toss) yang bagus dari setter. Kalau smash-nya tepat, bola akan jatuh sangat cepat dan sulit diantisipasi blocker lawan.
Ada 4 tahap penting yang harus kamu kuasai supaya smash kamu mematikan:
Mulailah dengan berdiri sekitar 3–4 meter dari net. Lakukan 3–4 langkah cepat (langkah 1-2 pelan, langkah 3-4 cepat dan kuat). Langkah terakhir biasanya menggunakan kaki dominan (kidal pakai kiri, bukan kidal pakai kanan).
Gabungkan kedua tangan ke belakang saat melangkah terakhir, lalu ayunkan kedua tangan ke depan atas secara bersamaan untuk membantu tolakan. Lompat setinggi mungkin dengan kedua kaki. Tubuh harus lurus dan sedikit melengkung ke belakang (bow and arrow position).
Ketika sudah di titik tertinggi, tarik tangan pukul ke belakang seperti menarik busur panah. Pukul bola dengan telapak tangan terbuka tepat di belakang bola (bukan di bawah). Gunakan gerakan whip (cambuk) dari bahu → siku → pergelangan tangan supaya bola berputar topspin dan jatuh tajam.
Setelah memukul, segera turunkan tangan dan mendarat dengan kedua kaki secara bersamaan. Tekuk lutut untuk meredam benturan agar tidak cedera.
| Kesalahan | Dampak |
| Awalan terlalu lambat | Lompatan kurang tinggi |
| Tangan tidak diayun bersamaan | Kekuatan lompatan berkurang |
| Memukul bola dari bawah | Bola melambung tinggi, mudah diblok |
| Mendarat dengan satu kaki | Risiko cedera lutut/ankle tinggi |
Itulah teknik smash bola voli yang benar dari awal sampai akhir. Yang terpenting adalah latihan terus-menerus dan koordinasi tim yang bagus. Kalau kamu menguasai teknik ini, kamu bisa jadi spiker andalan tim! Yuk langsung latihan dan rasakan sensasi bola “membunuh” di lapangan lawan!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved