Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner dan Aryna Sabalenka membuka langkah awal dengan meyakinkan dalam upaya mempertahankan gelar di ATP-WTA Cincinnati Terbuka 2025, Sabtu (9/8) waktu setempat.
Keduanya yang berstatus unggulan utama sekaligus petenis peringkat satu dunia, kembali bertanding untuk pertama kalinya sejak Wimbledon, turnamen yang dimenangkan Sinner, sementara Sabalenka terhenti di semifinal.
Sinner tampil dominan saat menyingkirkan Daniel Elahi Galan (Kolombia) 6-1, 6-1 di bawah teriknya matahari siang. Petenis Italia itu membukukan 17 pukulan winner dan hanya empat kesalahan sendiri.
Ia memenangi lima gim awal dalam 15 menit dan menutup laga dalam 59 menit, kemenangan tercepatnya di ajang ATP, memecahkan rekor pribadi sebelumnya satu menit lebih cepat.
Kemenangan itu juga menjadi yang ke-22 secara beruntun di lapangan keras sejak kekalahannya di final Beijing 2024 dari Carlos Alcaraz.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Bermain di sini tidak mudah. Bola melayang dan servis harus presisi jika ingin melaju jauh. Hari ini saya menemukan ritme, meski masih ada ruang perbaikan. Untuk laga pertama, ini sudah sangat baik," ujar Sinner dikutip dari AFP.
Sabalenka juga melaju mulus usai mengalahkan juara Wimbledon 2023, Marketa Vondrousova (Ceko), 7-5, 6-1 pada sesi malam. Set pertama disegel dalam 54 menit lewat break di gim terakhir.
Set kedua berlangsung lebih ketat meski skor menunjukkan dominasi Sabalenka. Ia menyelamatkan lima break point untuk unggul 4-1 dan bangkit dari ketinggalan 0-30 di gim terakhir sebelum memastikan kemenangan.
"Lawan saya ini selalu sulit dihadapi. Ia memaksa saya bermain hingga batas. Sedikit saja kehilangan fokus, bisa kehilangan set. Saya harus berjuang untuk setiap poin," ucap Sabalenka yang selanjutnya menantang petenis Inggris Emma Raducanu sebagai pemenang atas Olga Danilovic.
Di sektor putra, unggulan keempat asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, mengatasi qualifier Emilio Nava 6-4, 6-4. Unggulan ketujuh Holger Rune (Denmark) menyingkirkan Roman Safiullin (Rusia) 7-5, 7-6 (7/5).
Sebaliknya, unggulan kedelapan Lorenzo Musetti (Italia) dan unggulan kesebelas Casper Ruud (Norwegia) tersingkir di tangan wakil Prancis.
Benjamin Bonzi menundukkan Musetti 5-7, 6-4, 7-6 (7/4), sementara Artur Rinderknech mengalahkan Ruud 6-7 (5/7), 6-4, 6-2.
"Saya tetap agresif sepanjang laga. Anda tidak boleh membiarkan Casper menguasai permainan," kata Rinderknech.
Pada sektor putri, juara Wimbledon 2024 Iga Swiatek (Polandia) menyingkirkan Anastasia Potapova 6-1, 6-4. Swiatek, semifinalis dua edisi terakhir di Cincinnati, menyelamatkan empat dari lima break point dalam 74 menit laga.
"Saya ingin bermain solid dan intens. Set kedua memang naik turun, tapi di momen penting saya menaikkan level permainan," ujar Swiatek.
Sementara itu, juara Australian Open 2025 Madison Keys (AS) harus bekerja keras sebelum menundukkan Eva Lys (Jerman) 1-6, 6-3, 7-6 (7/1), menyelamatkan dua match point pada kedudukan 5-6 di set penentuan. (I-2)
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Flavio Cobolli menjadi penentu gelar setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Jaume Munar.
Meski tampil tanpa dua petenis utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, tuan rumah tetap menunjukkan dominasi.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner melaju ke final ATP Finals 2025 usai menang meyakinkan di semifinal Turin.
Jannik Sinner tampak sedih saat meminta maaf kepada penggemar di Cincinnati Terbuka setelah hanya mampu melewati lima gim di final Cincinnati Terbuka melawan Carlos Alcaraz.
Iga Swiatek meraih trofi perdana di Cincinnati Terbuka setelah menaklukkan Jasmine Paolini 7-5 dan 6-4 di laga final, Senin (18/8) waktu setempat.
Terlihat kurang prima, juara bertahan Jannik Sinner meminta jeda medis setelah kehilangan keunggulan 0-5 di set pembuka, tetapi ia tidak mampu melanjutkan pertandingan.
IGA Swiatek memastikan langkahnya ke final Cincinnati Terbuka untuk pertama kali. Petenis asal Polandia itu menyingkirkan Elena Rybakina 7-5, 6-3 pada semifinal.
Iga Swiatek mencapai final Cincinnati Terbuka untuk pertama kali dalam kariernya dengan kemenangan 7-5 dan 6-3 atas Elena Rybakina di laga semifinal, Senin (18/8) WIB.
Jasmine Paolini mencapai final Cincinnati Terbuka untuk pertama kali dalam kariernya setelah mengalahkan Veronika Kudermetova 6-3, 6-7(2), dan 6-3 di semifinal, Senin (18/8) WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved