Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NEW York Knicks secara mengejutkan memecat Pelatih Kepala Tom Thibodeau hanya tiga hari setelah timnya tersingkir di final Wilayah Timur NBA 2025 setelah kalah oleh dari Indiana Pacers.
Pemecatan ini datang di tengah performa impresif Knicks sepanjang musim, termasuk menyingkirkan juara bertahan Boston Celtics di semifinal wilayah dan mencapai babak final konferensi untuk pertama kalinya dalam 25 tahun terakhir.
"Organisasi kami sepenuhnya fokus untuk meraih gelar juara bagi para penggemar. Upaya tersebut membawa kami pada keputusan untuk memberi tahu Tom Thibodeau bahwa kami telah memutuskan untuk mengambil arah yang berbeda," kata Presiden Knicks Leon Rose dalam pernyataan resmi, dikutip dari laman NBA, Rabu (4/6).
"Kami tak bisa cukup berterima kasih kepada Tom yang telah mencurahkan hati dan jiwanya setiap hari sebagai Pelatih Kepala New York Knicks," lanjut Rose. "Tom akan selalu menjadi bagian dari keluarga Knicks dan kami benar-benar mendoakan yang terbaik untuk masa depannya."
Thibodeau, yang musim ini melampaui rekor kemenangan Pat Riley dan naik ke peringkat keempat dalam daftar pelatih tersukses Knicks, mencatatkan dua musim beruntun dengan 50 kemenangan.
Pencapaian itu belum pernah terjadi dalam sejarah klub sejak 1995. Ia menandatangani perpanjangan kontrak tiga tahun bersama Knicks pada musim panas lalu.
Meski begitu, gaya kepelatihan Thibodeau yang dikenal mengandalkan starter dengan menit bermain tinggi dinilai mulai bertolak belakang dengan tren rotasi modern NBA.
Dengan kedalaman skuad yang menipis setelah pertukaran pemain besar musim ini, Knicks harus bergantung penuh pada lima starter utamanya.
Manajemen Knicks sebelumnya mengirim lima draft pick putaran pertama untuk mendatangkan Mikal Bridges dari Brooklyn Nets, sebelum menukar Julius Randle dan Donte DiVincenzo ke Minnesota Timberwolves demi pemain center All-NBA Karl-Anthony Towns.
Di tengah performa yang cemerlang tersebut, bintang Knicks Jalen Brunson memberikan dukungan kepada pelatihnya usai kekalahan dari Pacers.
"Apakah pertanyaanmu tidak salah? Anda bertanya kepada saya, apakah saya mempercayainya sebagai pelatih yang tepat? Iya," kata Brunson ketika ditanya soal masa depan Thibodeau.
Thibodeau memiliki sejarah panjang dengan Knicks, termasuk sebagai asisten pelatih pada era 1990-an di bawah Jeff Van Gundy.
Salah satu asistennya saat ini, Rick Brunson, bahkan merupakan mantan pemain Knicks yang kerap membawa putranya Jalen ke sesi latihan. Hal itu menjadikan hubungan yang kini menjadi pusat perhatian.
Dengan catatan persentase kemenangan karier 57,9%, Thibodeau mencatat angka tertinggi dalam sejarah NBA untuk pelatih yang belum pernah mencapai Final NBA (dengan minimal 300 pertandingan).
Thibodeau sebelumnya melatih Chicago Bulls (2010-2015) dan Minnesota Timberwolves (2016-2019) sebelum bergabung dengan Knicks. (Ant/Z-1)
New York Knicks mempertahankan dominasi mereka atas Brooklyn Nets dengan membukukan kemenangan beruntun ke-12 setelah Karl-Anthony Towns mencetak 37 poin.
Di Dallas, Jalen Brunson mencetak 28 poin untuk membawa New York Knicks menang 113–111 atas Mavericks.
OG Anunoby Jr berada di posisi ketiga dalam daftar pencetak angka terbanyak New York Knicks dengan rata-rata 15,8 poin per laga (ppg).
Jalen Brunson memimpin timnya meraih kemenangan kedua beruntun di awal musim NBA 2025/2026 setelah menumbangkan Boston Celtics 105-95 di Madison Square Garden, Sabtu (25/10) WIB.
Ogugua Anunoby dan Jalen Brunson membawa New York Knicks mengalahkan Cleveland Cavaliers dalam pertandingan NBA 2025-2026, dengan skor 119-111.
Josh Hart mengaku bahwa sebenarnya tidak menyukai penggunaan alat tambahan pada tangannya, sehingga memilih menunda operasi agar bisa tetap membela Knicks musim 2025.
Manajemen Knicks kini fokus mencari pengganti yang tepat dan Mike Brown menjadi kandidat utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved