Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
TIMNAS Esport Indonesia berhasil menyabet gelar juara Piala e-Asia alias e-Asian Cup. Ajang tersebut untuk kali pertama digelar di Doha, Qatar, beriringan dengan ajang Piala Asia 2023.
Indonesia meraih gelar untuk pertama kali dalam sejarah. Ini merupakan pencapaian terbaik tim esport Merah Putih di level Asia.
Medali emas tersebut direbut setelah tim Merah Putih beranggotakan Rizky Faidan, Elga Cahya, dan Akbar Paudie berhasil mengalahkan Jepang pada partai final yang digelar di Virtuocity Arena Doha, Qatar, Selasa (6/2) dini hari.
Baca juga : Kalah 0-4 dari Australia, Timnas Angkat Koper dari Qatar
"Tidak bisa berkata-kata lagi atas pencapaian ini sekaligus bersyukur bisa membawa piala ini ke Indonesia untuk pertama kali. Semua perjuangan kami lakukan untuk Indonesia dan terimakasih atas dukungan keluarga dan suporter yang terus mendukung kami dari awal hingga akhir," kata Akbar Paudie.
Pertandingan final kontra Jepang berjalan ketat sejak dimulainya permainan. Duet Faidan dan Elga yang diturunkan pada laga ini sempat memimpin 1-0 di awal laga, namun tim Jepang yang menurunkan Aihara Tsubasa dan Hashiki Shumpei menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Laga harus dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit namun tak ada gol pembeda yang tercipta hingga pertandingan harus dilanjutkan lewat adu penalti. Skuad eGaruda pun mampu memenangi pertandingan di leg pertama setelah menang melalui adu penalti 3-2.
Baca juga : Bintang TImnas Arab Saudi Talal Haji Jadi Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Piala Asia
Pada leg kedua duet Faidan dan Elga kembali diturunkan. Bermain tenang di sepanjang laga, eTimnas Indonesia pun sukses mencetak gol di laga ini sekaligus membawa mereka merengkuh gelar juara.
“Pertandingan lawan Jepang hari ini cukup berat karena mereka bermain menekan sejak babak pertama," kata Elga Cahya.
"Kami sudah memakai semua game play untuk bisa menekan mereka, namun harus diakui penampilan tim Jepang berbeda saat kami menghadapi mereka di fase grup. Alhamdulillah semua bisa terlewati dan kami bisa meraih gelar juara," imbuhnya.
Baca juga : Waketum PSSI Bingung Elkan Baggot Jadi Penyerang
Hal yang sama diakui juga oleh Faidan yang bertanding penuh di setiap pertandingan eTimnas. Faidan mengaku kedua tim bermain dengan ngotot dan ketat agar bisa berhasil membawa trofi juara untuk pertama kali.
"Harus diakui Jepang bermain berbeda hari ini, dan kami sedikit ditekan dengan game play mereka. Tapi kami tetap tenang di sepanjang pertandingan dan mengendalikan diri agar bisa tampil maksimal. Alhamdulillah kami bisa menang dan mencetak sejarah baru di event ini" ujar Faidan.
(Z-9)
THOM Haye resmi dimumkan sebagai pemain baru Persib Bandung. Kepindahan gelandang berdarah Belanda-Indonesia itu menambah deretan pemain timnas Indonesia berkarier di Tanah Air
Kehadiran Haye menjadi langkah strategis Persib untuk menjaga keseimbangan di lini tengah.
Pembatalan tersebut membawa dampak kerugian finansial, mengingat tiket pertandingan telah lebih dulu dijual dengan harga mulai dari Rp75 ribu hingga Rp250 ribu.
Total ada lima pesepak bola yang permohonannya disetujui.
Pratama Arhan secara resmi mengajukan gugatan cerai talak terhadap Azizah Salsha di Pengadilan Agama Tangerang Selatan pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Lawan yang akan dihadapi Indonesia pada babak semifinal masih menunggu kepastian.
Apresiasi yang datang dari peserta mancanegara menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar tinggi dalam penyelenggaraan olahraga internasional.
India tampil lebih dominan dan sempat beberapa kali mengancam gawang Indonesia.
Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 akan digelar pada bulan September di Sidoarjo.
Di kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Indonesia, yang menjadi tuan rumah di Sidoarjo, berada di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau.
Di laga final Piala Asia Putri, timnas Australia mengalahkan timnas Jepang dengan skor 88-79.
Susunan pemain timnas merupakan kombinasi pemain muda dan senior.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved