Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Indonesia Punya Potensi Besar di Nomor Ganda

Media Indonesia
03/11/2023 19:20
Indonesia Punya Potensi Besar di Nomor Ganda
Theodorus Steve Kurniawan/Leonara Keyla Frandrica menang atas pasangan Ardialo Dionilo/Lyen Hagebita 5-2 (mundur).(Dok.DYSCWIBC)

KEGAGALAN tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games lalu sudah seharusnya menjadi pelajaran berharga. Dengan kata lain, untuk melahirkan pebulutangkis andalan semua pihak pemangku kepentingan harus ikut teribat, bukan cuma tugas  Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI). 

"Saya melihat, apa yang dilakukan Candra Wijaya sebagai bentuk kepedulian dan konsistensi pada olahraga yang membesarkan namanya, khususnya di nomor ganda. Nomor ganda kerap dijadikan andalan prestasi. Melalui nomor double ini bisa membawa nama bangsa di kejuaraan internasional," ujar mantan Menristek Bambang Brodjonegoro di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (3/11).

Bambang yang ambil bagian turut bermain pada laga bulutangkis "3 on 3" di turnamen khusus ganda Yonex-Sunrise Doubles Special Championship 2023 presented by Candra Wijaya itu mengatakan, bulutangkis nomor ganda selalu menjadi andalan Indonesia. Selain itu, Indonesia pun dikenal sebagai salah satu pencetak pemain ganda terbaik. Namun diperlukan regenerasi untuk menjaga kualitas sekaligus menjawab tantangan negara-negara lain. 

Baca juga: AEON Mall Badminton Cup 2023 Dukung Regenerasi Bulu Tangkis ...

"Melalui turnamen Yonex-Sunrise Doubles Special Championship 2023 presented by Candra Wijaya ini para pemain bisa mengasah dan meningkatkan kemampuan. Diharapkan turnamen ini terus bergulir terus untuk memunculkan pemain-pemain terbaik masa depan serta melestarikan kekuatan bulutangkis Indonesia di nomor ganda," lanjutnya.

Dari pertandingan semifinal yang berlangsung pada Jumat (3/11), di nomor ganda taruna putri, unggulan keempat, M. Nawaf Khoiriyansyah/Luna Rianty Saffana (Indihome Gideon Badminton Academy) melaju ke babak final. Tiket itu didapat setelah mereka menghentikan perlawanan duet asal Pelatprov PBSI Jatim, Rangga Hardianto Sanjaya/Laudya Aura Dewi 21-14, 21-13. 

"Saya bermain rangkap di sektor lain. Walau lelah, tetap  berusaha menjaga ritme permainan. Saya mau  jaga stamina dengan pola makan dan tidur yang cukup, serta konsisten menjaga kondisi fisik di luar lapangan," kata Luna. 

Di babak final, Nawaf/Luna bakal menjamu pasangan non-unggulan Taufik Aderya/Clarine Yustin Mulia (PB Power Rajawali) yang sebelumnya menundukkan wakil Djarum, Ghian Rizqy Sofyan/Titis Maulida Rahma 21-19, 10-21, 21-16.

Dari nomor ganda remaja campuran, pasangan Djarum yang jadi unggulan teratas, Theodorus Steve Kurniawan/Leonara Keyla Frandrica tanpa menemui kesulitan meraih kemenangan atas pasangan Ardialo Dionilo/Lyen Hagebita (Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya) 5-2 (mundur). 

Di partai puncak, Theodorus/Leonara bakal menemui rekan satu klubya, Faizal Pangestu/Chelsea Istanto yang sebelumnya mengalahkan pasangan Raffarel Sadad/Annisa Shalihah (Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya) dengan skor  22-20, 20-22, 21-8. (RO/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya