Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Mooney VR46 Marco Bezzecchi mengaku kesulitan saat melakoni sesi kualifikasi GP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (21/10).
Bezzecchi hanya mampu finis P10 di Q2 dan terlampau 0,875 detik dari polesitter Jorge Martin (Prima Pramac), yang kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pesaing terberat musim ini.
"Hari ini tidak dimulai seperti yang saya harapkan, dengan perubahan suhu yang tiba-tiba ini, saya tidak dapat tampil sesuai keinginan saya, pada latihan bebas terakhir dan kualifikasi," kata Bezzecchi dalam keterangan resmi VR46, Sabtu (21/10).
Baca juga : Finis Ketiga di Klasemen Akhir MotoGP, Bezzecchi Puas
"Bahkan, di babak kualifikasi, saya kesulitan mendapatkan ritme dan tampil tajam di momen krusial. Saya mencobanya dan sayang sekali kehilangan satu baris tepat di bendera kotak-kotak," tambahnya.
Namun, pembalap Italia itu mengatakan tidak akan lengah dan kehilangan fokus untuk menghadapi Sprint Race pada Minggu (22/10).
"Mari kita kembali ke data dan memahami apa yang bisa kita lakukan untuk balapan utama ini. Memulai dengan baik akan menjadi aspek yang menentukan (hasilnya)," kata pembalap yang akrab dijuluki Bez itu.
Baca juga : Bezzecchi Bertekad Akhiri Musim di Peringkat Ketiga MotoGP
Nasib kurang mujur juga dialami rekan satu timnya, Luca Marini, yang harus terpuruk di babak kualifikasi dan akan memulai balapan Sprint dan utama GP Australia dari P18.
Hasil itu bertolak belakang dengan performa gemilangnya di GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, akhir pekan lalu, saat ia meraih posisi pole perdananya sekaligus meraih podium pada balapan Sprint.
"Kami kesulitan. Sejak kemarin, saya belum mampu mengimbangi laju pembalap terkuat. Bagaimana pun, kami mencoba untuk membuat awal yang baik, menjaga kontak dengan grup dan naik peringkat," ungkap Marini.
"Saya kesulitan dengan suhu ini. Saya kekurangan traksi, grip dan kami harus bekerja lebih cepat di tengah dan keluar dari tikungan," lanjut adik Valentino Rossi itu.
Sementara itu, Sprint MotoGP Australia akan dimulai pada Minggu karena perubahan jadwal yang ditengarai oleh perubahan cuaca ekstrem di Phillip Island. (Ant/Z-1)
Tambahan 12 poin penuh dari kemenangan di Sirkuit Phillip Island membuat Bezzecchi kini mengoleksi 266 poin.
Marco Bezzecchi tampil impresif dengan menyalip rekan sesama pembalap Aprilia, Raul Fernandez, untuk memenangkan Sprint MotoGP Australia 2025.
Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menuntaskan balapan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Raul Fernandez di posisi kedua.
Marco Bezzecchi menyenggol Marc Marquez ketika memasuki tikungan tujuh pada lap pertama GP Indonesia yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.
Hingga kini, Jorge Martin masih dalam masa pemulihan pascaoperasi bahu akibat insiden di Motegi, Jepang.
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Di Giannantonio mengatakan, sejauh ini, perasaannya saat mengendarai Ducati Desmosedici GP23 cukup baik. Mantan pembalap Gresini Racing itu mampu beradaptasi dengan cepat.
Salucci menilai, di beberapa balapan terakhirnya bersama Gresini Racing, Di Giannantonio mampu membuktikan diri sebagai salah satu pembalap muda paling kompetitif.
"Tiga kemenangan dan banyaknya podium adalah sesuatu yang di luar dugaan saya. Tim melakukan pekerjaan luar biasa," ujar Bezzecchi.
Bezzecchi kini berada di peringkat tiga klasemen sementara, dengan total 323 poin terkumpul. Hal itu merupakan pencapaian terbaik tim Mooney VR46.
"Saya sangat senang dengan akhir pekan ini, dan saya tidak menyangka kemarin bisa podium (Sprint) dan P5 (pada grand prix)."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved