Headline

Mantan finalis Idola Cilik dan kreator konten juga memilih menikah di KUA.

Fokus

Ketegangan antara Thailand dan Kamboja meningkat drastis sejak insiden perbatasan

Komisi X Apresiasi Prestasi Owi/Butet

Ghani Nurcahyadi
18/8/2016 14:35
Komisi X Apresiasi Prestasi Owi/Butet
(Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya -- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)

PUBLIK Indonesia tidak terkecuali Komisi X DPR yang membidangi Olahraga akhirnya bisa bernapas lega sekaligus bangga setelah bendera Merah Putih berkibar lebih tinggi dari negara lain seiring kesuksesan atlet bulu tangkis Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang meraih medali emas di Olimpiade 2016 Rio De Janeiro, Brasil

"Tontowi dan Liliyana telah mempersembahkan kado terindah kepada rakyat Indonesia yang sedang merayakan hari kemerdekaannya yang ke-71 tahun. Komisi X mengucapkan syukur, selamat dan terima kasih kepada Tontowi dan Liliyana yang telah berhasil melanjutkan kembali torehan tinta emas bagi olahraga Indonesia sekaligus mengharumkan nama bangsa kita di mata dunia," kata ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya yang menggelar nonton bareng di bilangan Jakarta Selatan.

Perolehan medali emas tersebut melengkapi pencapaian dua medali perak yang terlebih dahulu diraih atlet cabor Angkat Besi atas nama Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 62 kg dan Sri Wahyuni di kelas 48 kg.

"Khusus kepada Eko Yulianto dan Sri Wahyuni yang beberapa hari sebelumnya telah sukses merebut 2 medali perak, salut atas perjuangannya menjaga tradisi medali angkat besi kita di Olimpiade," ujar Riefky.

Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menambahkan, "Kekompakan dan profesionalitas para pengurus serta pelatih PBSI dan PABBSI terbukti menjadi kunci keberhasilan prestasi tersebut. Hal ini patut dicontoh oleh para pengurus cabor lainnya terutama yang sering mempertontonkan konflik internal pengurus maupun permasalahan akuntabilitas yang kemudian menjadi penyebab terhambatnya kualitas dan kontinuitas pembinaan atlet."

Teuku Riefky juga menegaskan bahwa saat ini publik sedang menyoroti kinerja Kemenpora, KOI, Satlak Prima, dan KONI termasuk pengurus cabor untuk lebih serius lagi dalam memberikan dukungan kepada para atlet berprestasi Indonesia yang akan diturunkan pada SEA Games Singapura 2017 dan Asian Games 2018 di Indonesia. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya