Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
VENUS Williams tampil di Amerika Serikat (AS) Terbuka untuk ke-24 kalinya. Namun, peraih tujuh gelar Grand Slam itu harus tersingkir di putaran pertama, Selasa (29/8), usai kalah 6-1 dan 6-1 dari petenis Belgia Greet Minnen.
Petenis berusia 43 tahun itu tidak bisa mengimbangi lawannya yang berusia 26 tahun, yang lahir beberapa pekan sebelum Williams tampil di final Grand Slam pertamanya di AS Terbuka pada 1997.
Williams, yang peringkat dunianya melorot hingga 410 tidak pernah menyulitkan Minnen, yang tampil dominan sehingga meraih kemenangan mudah.
Baca juga: Sempat Dapat Perawatan Medis, Jabeur Melaju ke Putaran Kedua AS Terbuka
Dalam beberapa tahun terakhir, Williams memilih tidak tampil di AS Terbuka. Namun, petenis veteran itu memutuskan mengubah kebiasaannya di musim yang diwarnai cedera, yang terparah cedera lutut yang dialaminya di Wimbledon, yang menyebabkan dia tersingkir di putaran pertama.
AFP/KENA BETANCUR--Petenis Belgia Greet Minnen
"Tahun ini bukanlah tahun saya karena tahun ini tidak berjalan sesuai dengan yang saya pikirkan. Saya mendapatkan momentum yang bagus menuju Wimbledon namun cedera itu membuat saya tidak bisa bangkit di musim panas," ungkap Williams.
Williams kemudian menolak memberi petunjuk kapan dirinya akan menyusul adiknya, Serena Williams, untuk gantung raket.
Baca juga: Gauff Butuh Tiga Set untuk Melaju ke Putaran Kedua AS Terbuka
Williams juga melontarkan pujian kepada Minnen, menyebut petenis Belgia itu berpeluang menjadi petenis putri papan atas.
"Tidak ada pukulan yang tidak bisa dia lakukan. Bahkan, ketika saya memukul bola secara luar biasa, dia bisa mengembalikannya," kata Williams.
"Jika dia bisa terus bermain seperti itu, saya bisa melihat dia masuk 10 besar bahkan menjadi petenis nomor satu dunia dan memenangkan gelar Grand Slam," pungkasnya. (AFP/Z-1)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved