Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP McLaren Lando Norris mengaku cukup menyesal dengan performanya yang kurang maksimal saat melakoni GP Belgia, akhir pekan lalu, sehingga tidak bisa mencatatkan hattrick podium dan harus finis di P7.
Menurut Norris, ia tidak mampu menyalip enam pembalap di depannya karena kesalahan teknis terkait penggunaan ban, menyusul perubahan cuaca yang tidak terduga di Sirkuit Spa-Francorchamps.
"Tidak ada yang salah dari mobil, tapi kami memang selambat itu di lintasan lurus. Saya tidak bisa bertahan, saya pun tidak bisa menyerang. Tidak mungkin untuk menyalip dan saya tidak menyalip satu orang pun di lintasan lurus pada Minggu (30/7). Kami terlalu lambat," ungkap Norris, dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (1/8).
Baca juga : Max Verstappen Mendominasi Hari Pertama Uji Coba Formula 1
"Saya pikir saya hanya menyalip dua atau tiga orang saja dan itu semua terjadi di tikungan. Itu terasa menyakitkan. Tapi kami mencoba dan terus bekerja keras dan kami menyelesaikannya," imbuhnya.
Pembalap asal Inggris itu memulai dari urutan ketujuh di grid, tapi tidak lama ia keluar dari 10 besar. Peralihan ban dari medium ke keras tidak memberikan peningkatan baginya dan penggantian ke ban lunak juga tidak menghasilkan dampak yang langsung signifikan.
"Jadi, kami memiliki satu hal lagi untuk dicoba dan itu adalah memasang ban lunak. Ini sudah di lap 24 atau 25. Jadi saya berharap untuk berjuang lagi dengan ban lunak. Tapi entah bagaimana kami berada di urutan ketujuh, yang membuat saya cukup terkejut," kata Norris.
"Kami menjaga posisi tersebut dan masih berhasil finis P7, tetap di depan Esteban (Ocon), yang melaju cukup cepat di beberapa lap terakhir, jadi saya senang," lanjutnya.
Sementara itu, balapan Formula 1 kini memasuki jeda musim panas sebelum putaran ke-14 bergulir di Sirkuit Zandvoort, Belanda, pada 25 hingga 27 Agustus mendatang. (Ant/Z-1)
Pierre Gasly, yang start dari posisi ke-13, berhasil menunjukkan performa solid dengan strategi pit stop lebih awal saat lintasan mengering di GP Belgia.
Gabriel Bortoleto tampil impresif di GP Belgia, dengan menembus sesi kualifikasi Q3 dan mempertahankan posisinya di zona poin sepanjang balapan.
Di GP Belgia, yang digelar di Sirkuit Spa, Minggu (27/7), Max Verstappen gagal mengamankan podium setelah hanya finis di urutan keempat.
Pembalap McLaren Oscar Piastri menjadi yang tercepat di GP Belgia, Minggu (27/7), mengalahkan rekan setimnya sekaligus rival perebutan gelar juara Formula 1, Lando Norris.
Max Verstappen kembali menunjukkan dominasinya di lintasan dengan merebut kemenangan dalam sprint race Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa, Sabtu (26/7).
Oscar Piastri meraih pole position untuk balapan sprint di Grand Prix Belgia.
Pembalap McLaren, Lando Norris, dipastikan akan menggunakan nomor 1 pada jet daratnya di ajang Formula 1 musim depan.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Lando Norris menyatakan keyakinannya bahwa Oscar Piastri, yang menjadi rival terberatnya sepanjang musim, akan mengikuti jejaknya dan merebut gelar juara dunia suatu saat nanti.
Keputusan Lando Norris itu mengikuti jejak para juara dunia sebelumnya yang memilih untuk menyandang nomor tertinggi tersebut sebagai lambang pengakuan atas dominasi mereka.
LANDO Norris menegaskan kebanggaannya usai berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 (F1) untuk pertama kalinya pada akhir musim 2025.
KESUKSESAN Lando Norris merebut gelar juara dunia Formula 1 2025 memantik apresiasi luas pada Minggu (7/12) waktu setempat, setelah ia finis ketiga di Grand Prix Abu Dhabi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved