Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo gagal melaju ke 16 besar Korea Terbuka 2023. Pada laga 32 besar, Chico disisihkan wakil Jepang, Koki Watanabe, dalam pertarungan rubber gim 21-19, 19-21, 11-21, Rabu (19/7).
Chico mengakui berada di kontrol permainan Watanabe. Di gim kedua juga dia banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Chico sempat mengejar tapi gagal menjadikannya poin setting.
Di gim ketiga, Chico tidak bisa kembali menemukan feel dan performa seperti gim pertama. Itu yang membuat jarak poinnya langsung menjauh.
Baca juga: Putri KW Sisihkan Wakil Malaysia
Atas hasil itu, wakil sektor tunggal putra Indonesia habis karena hanya mengirimkan Chico.
"Saya kecewa tidak bisa mengambil kemenangan hari ini tapi memang Koki bermain sangat baik," kata Chico.
Baca juga: Dejan/Gloria ke Babak 16 Besar Korea Terbuka 2023
"Sekarang saya mau fokus untuk menyiapkan turnamen selanjutnya," imbuhnya. (Dhk/Z-7)
Dari nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dipaksa mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Dengan lolosnya Chico, Indonesia memiliki empat wakil tunggal putra yang akan bertanding memperebutkan tiket ke perempat final pada Kamis (25/9).
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo tidak memasang target dan ingin bermain tanpa beban di Korea Terbuka 2025.
Ubed harus kembali menunda ambisi mencatatkan hasil di level elite.
Chico Aura Dwi Wardoyo mengalahkan Jeon Hyeok Jin 13-21, 21-9, dan 21-17 di laga final Indonesia Masters 2025.
Chico Aura Dwi Wardoyo menang dua gim langsung 21-14 dan 21-14 atas Huang Ping Hsien dalam tempo 34 menit di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Amri/Nita tampil impresif di BWF Super 500 Korea Terbuka 2025 dengan mencapai semifinal sebelum kalah dari wakil Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dengan skor 20-22 dan 12-21.
Jonatan Christie menjadi juara Korea Terbuka usai mengalahkan pemain Denmark, Anders Antonesen, dengan 21-10, 15-21, dan 21-17 pada final di Suwon Gymnasium, Suwon, Minggu (28/9).
Bagi Jonatan, gelar ini terasa istimewa setelah ia sempat bergulat dengan cedera.
Jonatan berhasil meraih gelar pertamanya pada tahun ini.
Amri sendiri menekankan bahwa tampil di level tinggi menuntut fokus penuh sepanjang pertandingan.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie memastikan satu tempat di final tunggal putra Korea Terbuka 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved