Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBULU tangkis Chico Aura Dwi Wardoyo menjadi harapan satu-satunya Indonesia di sektor tunggal putra di turnamen Super 500 Korea Terbuka 2023 di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, 18-23 Juli.
Hal itu terjadi setelah sejumlah nama pebulu tangkis andalan Merah Putih di sektor tunggal putra, seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, memilih absen dalam turnamen yang memperebutkan hadiah US$420 ribu (sekitar Rp6,3 miliar) tersebut.
Chico mengaku tidak terbebani. Sebaliknya, pebulu tangkis peringkat 19 dunia itu lebih termotivasi untuk turun di Korea Terbuka 2023. Hal itu tidak lepas dari persiapan dan catatan apik dalam beberapa turnamen terakhir.
Baca juga: Langkah Alwi Farhan Terhenti di Semifinal
"Pastinya juara di Taipei Tebruka 2023 memberikan rasa percaya diri yang lebih bagi saya untuk tampil di Korea Terbuka kali ini. Saya ingin kembali tampil maksimal," ujar Chico dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7).
Di turnamen terakhir, Chico berhasil menjadi yang terbaik di turnamen Super 300 Taipen Open 2023 di Tian-mu Arena, University of Taipei, Taiwan, 20-25 Juni.
Di laga final, pebulu tangkis 25 tahun itu berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Su Li-yang dengan skor 23-21 dan 21-15.
Baca juga: Langkah Ganda Putra Zidane/Kleopas Terhenti di Semifinal BAJC
Kini, dia bertekad mengulang kesuksesan tersebut di turnamen dengan level lebih tinggi yakni Korea Terbuka 2023.
"Persiapan saya sudah baik dari strategi dan kondisinya," tegas Chico.
Di putaran pertama, Chico akan berhadapan dengan tunggal putra asal Jepang Koki Watanabe. Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama keduanya.
Perjalanan Chico diprediksi tidak mudah. Sebab, dia berpotensi berhadapan dengan sejumlah nama besar seperti unggulan kedua Chou Tien-chen asal Taiwan, yang berstatus unggulan kedua. Lalu ada juga pebulu tangkis asal Denmark Anders Antonsen yang berada di bagan bawah bersama Chico. (Ant/Z-1)
Amri/Nita tampil impresif di BWF Super 500 Korea Terbuka 2025 dengan mencapai semifinal sebelum kalah dari wakil Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dengan skor 20-22 dan 12-21.
Jonatan Christie menjadi juara Korea Terbuka usai mengalahkan pemain Denmark, Anders Antonesen, dengan 21-10, 15-21, dan 21-17 pada final di Suwon Gymnasium, Suwon, Minggu (28/9).
Bagi Jonatan, gelar ini terasa istimewa setelah ia sempat bergulat dengan cedera.
Jonatan berhasil meraih gelar pertamanya pada tahun ini.
Amri sendiri menekankan bahwa tampil di level tinggi menuntut fokus penuh sepanjang pertandingan.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie memastikan satu tempat di final tunggal putra Korea Terbuka 2025.
Dari nomor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dipaksa mengakui keunggulan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Dengan lolosnya Chico, Indonesia memiliki empat wakil tunggal putra yang akan bertanding memperebutkan tiket ke perempat final pada Kamis (25/9).
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo tidak memasang target dan ingin bermain tanpa beban di Korea Terbuka 2025.
Ubed harus kembali menunda ambisi mencatatkan hasil di level elite.
Chico Aura Dwi Wardoyo mengalahkan Jeon Hyeok Jin 13-21, 21-9, dan 21-17 di laga final Indonesia Masters 2025.
Chico Aura Dwi Wardoyo menang dua gim langsung 21-14 dan 21-14 atas Huang Ping Hsien dalam tempo 34 menit di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved