Rabu 21 September 2022, 22:15 WIB

KONI Jawa Barat Butuh Pemimpin yang Mampu Berkolaborasi dengan Semua Pihak

Bayu Anggoro | Olahraga
KONI Jawa Barat Butuh Pemimpin yang Mampu Berkolaborasi dengan Semua Pihak

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Seorang atlet panahan berlatih memanah di Lapangan Panahan KONI, di Cimahi, Jawa Barat

 


KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat membutuhkan figur ketua yang mampu berkolaborasi dengan semua pihak, baik swasta maupun pemerintah, terutama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal itu dinilai penting agar proses pembinaan olahraga di semua cabang
berjalan baik, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Ketua Hapkido Jawa Barat, Slamet Suhari, menjelaskan, KONI tidak bisa
berdiri sendiri dalam menjalankan aktivitasnya. Ini tidak terlepas dari
besarnya kebutuhan anggaran dalam berorganisasi terutama menyangkut
pembinaan atlet.

"Sudah jelas selama ini kan KONI sangat membutuhkan hibah dari
pemerintah. Karena memang pemerintah yang harus bertanggungjawab
terhadap pembinaan atlet ini," katanya, di Bandung, Rabu (21/9).

Oleh karena itu, Slamet berharap pemilihan ketua KONI Jawa Barat periode 2022-2026 yang akan dilakukan dalam Musorprov Jawa Barat dalam waktu dekat ini bisa menghasilkan figur yang mampu berkolaborasi dengan semua pihak terutama pemerintah.

Bahkan, dia berharap KONI Jawa Barat memiliki ketua yang memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah. "Yang jelas, KONI tak punya dana sendiri. Tetap dana itu dari pemerintah. Kalau kita tidak bisa bekerja sama dengan yang lain, repot. Untuk satu kegiatan saja, KONI itu tak punya dukngan dana besar, sehingga kalau tidak harmonis dengan pemerintah, ya repot kita sendiri," paparnya.

Untuk itu, tambah dia, Ketua KONI Jawa Barat harus figur yang
mengerti betul tentang tata kelola organisasi olahraga. "Terutama
menyangkut anggaran organisasi."

Dia berharap ketua terpilih bisa memberikan keleluasaan kepada cabang
olahraga dalam menjalankam pembinaan atlet. "Pemimpin jangan sampai
menyulitkan pengelolaan anggota atau cabang olahraga. Untuk menggelar kejurda, kejurnas, kami cukup repot. Harapannya dana dari pemerintah bisa langsung ke cabor," jelasnya.

Oleh karena itu, dia berharap ketua KONI Jawa Barat terpilih nanti
merupakan sosok yang memiliki integritas yang baik. "Sikap dan
tindakanya teladan. Jadi sosok itu yang memang amanah, yang memiliki
kredibilitas dan integritas yang jujur. Juga berpengalaman dalam
mengelola organisasi dan cabor."

Dalam Musorprov yang akan digelar tahun ini, sudah terdapat tiga kandidat yang diprediksi akan maju dalam pemilihan calon ketua KONI Jawa Barat. Ketiga nama itu ialah Brigjen (Purn) Arief Prayitno, Daud Achmad, dan M Budiana. (N-2)

Baca Juga

ANTARA/Andika Wahyu

Tidak Ada Lagi Bus Gratis untuk Penonton WSBK Mandalika

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 September 2022, 11:30 WIB
Merujuk pada pelaksanaan WSBK 2021, seluruh biaya transportasi untuk para penonton menuju Sirkuit Mandalika digratiskan karena ditanggung...
AFP/Richard Heathcote

Mo Farah Mundur dari Maraton London

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 29 September 2022, 10:24 WIB
Maraton London sedianya akan menjadi ajang kompetitif pertamanya sejak 2019. Di Olimpiade Tokyo lalu, Farah gagal masuk skuat Inggris...
AFP/Arun SANKAR

Carlsen Terang-terangan Tuduh Niemann Curang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 September 2022, 08:45 WIB
Carlsen menyebut kecurangan adalah 'Ancaman nyata permainan catur' dan berkata, "Saya tidak ingin menghadapi orang-orang yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya