Minggu 01 Mei 2022, 05:15 WIB

Jorge Lorenzo Dinobatkan Sebagai Legenda MotoGP

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Jorge Lorenzo Dinobatkan Sebagai Legenda MotoGP

motogp.com
Jorge Lorenzo (kiri) saat dinobatkan sebagai Legenda MotoGP.

 

JUARA dunia lima kali Jorge Lorenzo, Sabtu (30/4), dinobatkan sebagai Legenda MotoGP di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, yang tikungan terakhir lintasannya juga menyandang namanya.

Jorge Lorenzo menjadi nama ke-33 yang disematkan di MotoGP Legends Hall of Fame, bergabung dengan nama-nama legenda lainnya termasuk Giacomo Agostini, Mick Doohan, Geoff Duke, Wayne Gardner, Mike Hailwood, Daijiro Kato, Eddie Lawson, Anton Mang, Angel Nieto, Wayne Rainey, Phil Read, Jim Redman, Kenny Roberts, Kenny Roberts Jr, Jarno Saarinen, Kevin Schwantz, Barry Sheene, Marco Simoncelli, Freddie Spencer, Casey Stoner, John Surtees, Carlo Ubbiali, Alex Criville, Franco Uncini, Marco Lucchinelli, Randy Mamola, Kork Ballington, Dani Pedrosa, Stefan Dorflinger, Jorge Martinez, mendiang Nicky Hayden, dan Valentino Rossi.

"Saya tiba di sini 20 tahun silam di trek ini untuk menjalani debut saya. Saya berumur 14 tahun kala itu," kata Lorenzo dikutip laman resmi MotoGP.

Baca juga: Tercepat di Kualifikasi, Bagnaia Rebut Pole Position MotoGP Spanyol

"Sekarang, saya dianugerahi menjadi Legenda MotoGP dari Dorna, dari Carmelo (Ezpeleta), yang selalu memperlakukan saya sangat baik, dan ini lebih berarti dari kejuaraan yang saya menangi."

"Karena semua Legenda MotoGP adalah juara yang luar biasa, tapi tidak semua juara dapat disebut sebagai Legenda, jadi saya sangat bangga menjadi bagian dari kelompok luar biasa ini, nama-nama ini," lanjutnya.

Lorenzo menjalani debut kejuaraan dunia 125cc di Jerez pada 2002 dan dari sana kariernya semakin menanjak.

Pada 2005, ia naik kelas ke kategori 250cc dan kemudian memenangi gelar juara dunia secara beruntun pada 2006-2007, merebut lebih dari separuh kemenangan selama dua musim tersebut.

Ia debut di MotoGP pada 2008 sebagai tandem Valentino Rossi di Yamaha dan meraih titel MotoGP pertamanya di tahun ketiga berlaga di kelas premier.

Pada 2009, dia menjadi runner-up kejuaraan dan musim itu menyajikan salah satu balapan paling dikenang saat Lorenzo berduel dengan Rossi di Grand Prix Catalan.

Setahun berselang, Lorenzo merebut makhota juara dunia pertamanya di MotoGP di musim yang hampir sempurna baginya.

Kemudian, titel 2011 direbut Casey Stoner sebelum pada 2012 Lorenzo kembali menjadi juara dunia lagi.

Musim 2013 dan 2014 menyaksikan dominasi Marc Marquez sebelum Lorenzo meraih gelar juara dunia MotoGP untuk ketiga kalinya pada 2015, lagi-lagi di musim yang kental dengan rivalitas Rossi vs Lorenzo.

Tahun 2016 merupakan penampilan terakhir Lorenzo bersama Yamaha. Karier sang pebalap Spanyol berlanjut ke Ducati.

Bersama pabrikan asal Italia itu, Lorenzo mempersembahkan tiga kemenangan Grand Prix sebelum pindah ke Honda dan memutuskan pensiun pada akhir 2019.

Lorenzo sebelumnya dijadwalkan dianugerahi gelar itu setelah memutuskan pensiun namun harus tertunda tiga tahun karena pandemi.

CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengenal Lorenzo sebagai orang yang selalu melakukan yang maksimal dan seorang pebalap hebat.

"Bagi kami, Jorge, di generasi ini, sangat-sangat spesial, seseorang yang membantu kami tumbuh seperti sekarang ini," kata orang nomor satu di sirkus MotoGP itu.

"Ini adalah momen spesial bagi MotoGP dan secara pribadi bagi saya untuk berterima kasih kepada Jorge dan melantik Legenda MotoGP ke-33."

"Dia adalah bagian dari para pembalap paling penting di sejarah MotoGP dan saya sangat bangga memberinya penghargaan ini. Terima kasih, Jorge," pungkasnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Glyn KIRK

Serena Williams Tersingkir di Putaran Pertama Wimbledon

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 06:21 WIB
Di babak tie break, Williams menggebrak dengan meraih empat poin pertama. Namun, Tan bangkit dan memenangkan lima set berikutnya, dan...
AFP/David Berding/Getty Images

Westbrook Putuskan Bertahan di Lakers

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 05:45 WIB
Musim lalu, Westbrook membukukan raihan rata-rata 18,5 poin, 7,4 rebound, dan 7,1 assist per pertandingan untuk Lakers yang gagal lolos ke...
AFP/Adrian DENNIS

Merasa Dilecehkan Pendukung di Wimbledon, Kyrgios Kembali Berulah

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 05:30 WIB
Di konferensi pers selepas pertandingan, Kyrgios berselisih dengan wartawan ketika dia menegaskan dirinya mengalami pelecehan setiap hari,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya