Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Lawan Berat Menanti Tim Uber

Maggie Nuansa Mahardika
18/5/2016 13:23
Lawan Berat Menanti Tim Uber
(ANTARA/Prasetyo Utomo)

RINTANGAN berat dipastikan bakal dihadapi tim Indonesia di perempat final Piala Uber 2016. Pasalnya, Maria Febe Kusumastuti hanya mampu menjadi runner-up Grup C akibat kalah 2-3 dari Thailand.

Dengan finis di posisi kedua, Indonesia dipastikan bertemu dengan juara grup lain di perempat final. Hasil itu tentu akan membuat perjuangan mereka untuk melaju ke babak selanjutnya bakal sulit.

Kemenangan Thailand saat menghadapi Indonesia ditentukan pasangan ganda putri Jongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai yang mengalahkan Tiara Rosalia Nuraidah/Anggia Shitta Awanda 14-21, 21-17, 24-22 lewat laga panjang berdurasi 75 menit.

Dua poin bagi Thailand sebelumnya dicuri dari sektor tunggal lewat kemenangan Ratchanok Intanon atas Maria Febe Kusumastuti serta Busanan Ongbumrungphan yang melibas Hanna Ramadini. Ratchanok menang 21-14, 21-14 atas Maria, sedangkan Busanan menaklukkan Hanna 21-8, 21-11.

Indonesia merebut dua poin dari sektor ganda dan tunggal melalui Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan Gregoria Mariska. Della/Rosyita menggulingkan Sapsiree Taerattanachai/Puttita Supajirakul 21-14, 21-14 dan Gregoria mengandaskan Nitchaon Jindapol 13-21, 21-14, 22-20.

Strategi Indonesia memang sedikit meleset dengan lepasnya kemenangan di ganda putri kedua yaitu Tiara/Anggia.
Padahal, dua nomor ganda dibidik Indonesia untuk kemudian disempurnakan Gregoria yang memang ditargetkan menyumbang poin.

Lepasnya poin dari Anggia/Tiara, menurut pelatih ganda putri nasional Eng Hian, ialah karena Anggia yang emosinya tidak stabil saat pertandingan itu.

"Saya lihat Anggia tidak bisa mengontrol emosi. Sudah mendapatkan poin dengan mudah, lalu overconfidence dan lawan malah siap. Tiara/Anggia tidak siap dengan perubahan ini. Kalau sudah berada di poin-poin kritis, yang berperan lebih ke faktor nonteknis, keberanian untuk melakukan sesuatu. Saya lihat pasangan Thailand lebih siap, mereka mencoba untuk mengubah-ubah strategi," katanya.

"Memang hasil ini tidak seperti yang diperkirakan, pertaruhannya di tunggal ketiga, kami memasang debutan dan bisa berhasil. Hasil ini membuat langkah tim Uber lebih berat karena di perempat final kami akan bertemu para juara grup," kata Achmad Budiharto, chef de mission tim.

Masih mulus
Hasil berbeda didapatkan tim Thomas Indonesia. Mereka kembali memetik kemenangan di penyisihan Grup B. Saat menghadapi Thailand, tim ‘Merah Putih’ berhasil unggul dari tiga laga pertama.

Turun sebagai tunggal pertama melawan Tanongsak Saensomboonsuk, Tommy Sugiarto menang dua gim langsung 24-22, 21-18. Indonesia lalu meraih poin kedua setelah ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi mengalahkan Kedren Kittinupong/Nipitphon Puangpiapech 20-22, 21-20, 21-12. Jonatan Christie memastikan kemenangan skuat ‘Merah Putih’.

Setelah bertarung ketat dengan Khosit Phetpradab dalam rubber game sepanjang 1 jam, Jonatan akhirnya merengkuh kemenangan 15-21, 21-8, 21-17. (R-2)

[email protected]



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ricky
Berita Lainnya