Kamis 09 September 2021, 16:54 WIB

Pengamat Olahraga Sambut Baik Peluncuran DBON

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Pengamat Olahraga Sambut Baik Peluncuran DBON

MI/DWI APRIANI
Ilustrasi - Sejumlah atlet PBSI tengah berlatih di Jakabaring Sport City Palembang, Sumatra Selatan.

 

BERTEPATAN dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meluncurkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Kamis (9/9). 

Nantinya DBON akan menjadi payung hukum untuk pengembangan olahraga di Indonesia, dengan salah satu harapannya adalah adanya peningkatan prestasi olahraga di level internasional khususnya Olimpiade dan Paralimpiade. 

Baca juga: Presiden: Haornas 2021 Diwarnai Banyak Prestasi

Menanggapi diluncurkannya DBON oleh Kemenpora, pengamat Olahraga Djoko Pekik Irianto menyambut baik peluncuran tersebut dia mengatakan DBON sangat diperlukan sebagai pegangan stakeholder olahraga nasional untuk terus berkembang ke arah yang lebih baik. 

"Saya kira DBON itu adalah satu perangkat besar yang penting untuk pembangunan olahraga, khususnya pembangunan olahraga jangka panjang. Sampai dengan puluhan tahun lah, kalau perlu sampai 2045," kata Djoko saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (9/9). 

"Nah kenapa saya katakan ini sangat diperlukan, kalau tidak ada DBON itu (sasaran utama olahrga nasional) akan selalu saja berubah-ubah, targetnya apa, kapan, itu selalu berubah-ubah," imbuhnya. 

"Sehingga menurut saya itu (DBON) sangat penting sebagai pegangan kita semua untuk membangun olahraga nasional, dan juga sebagai pegangan siapapun kedepan nanti yang akan memegang pemerintahan, terkait mau dibawa kemana olahraga nasional ini," jelasnya. 

Meskipun menyambut baik pelincuran DBON, Djoko berharap dalam implementasi DBON nantinya pemerintah tidak hanya menonjolkan pada peningkatan prestasi olahraga, melainkanya juga menonjolkan pada pendidikan olahraga dan olahraga masyarakat. 

"Saya kira kalau kita berbicara tentang tujuan akhir hanya sekedar prestasi di berbagai multievent terlalu sempit menurut saya. Oleh karena itu harus dikembangkan ke program pembinaan olahraga untuk kebugaran masyarakat misalnya," sebut Djoko. 

"Memang benar tujuan peningkatan prestasi untuk Olimpiade dan Paralimpiade itu penting. Tapi sebenaranya kalau kita memberikan fondasi yang utuh dengan adanya lifestyle masyarakat aktif bergerak dan berolahraga, tentunya dengan masyarakat yang sehat akan secara otomatis menciptakan lebih banyak prestasi-prestasi olahraga," sambungnya. 

"Jadi saya berharap DBON ini jangan hanya menjolkan ke prestasi Olimpiade dan Paralimpide saja," terangnya. 

Selain itu, Djoko juga meminta pemerintah untuk memastikan bahwa DBON ini akan terus berjalan kedepannya, sehingga membuahkan hasil yang bagus untuk pengembangan olahraga nasional. 

"Saya harap jangan sampai nanti ini sudah berhasil bagus, lalu karena ini karya pemerintah saat ini nanti di pemerintahan yang akan datang tidak mau melanjutkan. nah itu yang harus dipastikan bahwa DBON akan terus berjalan," tukasnya. (OL-6)

Baca Juga

AFP/Glyn KIRK

Serena Williams Tersingkir di Putaran Pertama Wimbledon

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 06:21 WIB
Di babak tie break, Williams menggebrak dengan meraih empat poin pertama. Namun, Tan bangkit dan memenangkan lima set berikutnya, dan...
AFP/David Berding/Getty Images

Westbrook Putuskan Bertahan di Lakers

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 05:45 WIB
Musim lalu, Westbrook membukukan raihan rata-rata 18,5 poin, 7,4 rebound, dan 7,1 assist per pertandingan untuk Lakers yang gagal lolos ke...
AFP/Adrian DENNIS

Merasa Dilecehkan Pendukung di Wimbledon, Kyrgios Kembali Berulah

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 29 Juni 2022, 05:30 WIB
Di konferensi pers selepas pertandingan, Kyrgios berselisih dengan wartawan ketika dia menegaskan dirinya mengalami pelecehan setiap hari,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya