Minggu 18 April 2021, 20:30 WIB

Menpora Kunjungi Atlet Paralimpic di Solo

Widjajadi | Olahraga
Menpora Kunjungi Atlet Paralimpic di Solo

MI/WIDJAJADI
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat mengunjungi pemusatan latihan atlet paralimpic

MENTERI Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali menegaskan kembali tekad Pemerintah Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade pada 2032. Untuk target itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga kini serius menggodok grand design olahraga nasional.

Hal tersebut diungkapkan Zainudin Amali di depan 36 atlet national paralimpic committee ( NPC ) yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional di Solo, guna persiapan mengikuti Paralimpiade Tokyo pada Agustus mendatang.

Menurut dia, dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi pada pertengahan Maret silam, dipaparkan, bahwa melalui proses grand design, diharapkan pada saat menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 dapat menuai prestasi 10 besar.

Bahkan pada peringatan 100 tahun Indonesia merdeka, yakni saat pergelaran Olimpiade 2044, diharapkan para atlet nasional yang bertanding, bisa membawa prestasi 5 besar dunia.

Untuk keseriusan menjadi tuan rumah ini, Presiden Jokowi telah memberikan arahan dan bahkan memgajukan permohonan kepada International Olympic Committee (IOC). Komite Olimpiade Indonesia juga sudahd menindaklanjutinya. Bahkan sudah ada arahan pembentukan komite untuk penyampaian proposal mengikuti undian untuk jadi tuan rumah.

Sementara itu, Presiden NPC Senny Marbun saat menerima kedatangan Menpora Zainudin Amali mengatajan, bahwa pemusatan latihan nasional para atlet NPC yang dipersiapkan mengikuti Paralimpiade Tokyo berjalan lancar, dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 secara disiplin dan ketat.

Selama pemusatan latihan nasional, para atlet NPC di 8 cabang olahraga  tidak mengalami hambatan berarti. bahkan dalam rangka mencari poin lolos di Paralimpiade Tokyo, para atlet berhasil menorehkan prestasi gemilang ketika mengikuti try out pertandingan internasional.

Seperti yang ditunjukkan sejumlah atlet cabor atletik saat mengikuti kejuaraan World Para Athletic Gran Prix 2021  di Tunisia pada pertengahan Maret lalu, mereka berhasil menggondol 5 emas, 4 perak dan dua perunggu.

Lalu dalam try out kejuaraan menembak internasional di Emirat Arab yang diikuti 120 atlet dari 24 negara, atlet petembak NPC berhasil membawa pulang satu perunggu.

Sementara atlet para badminton NPC dalm try out di kejuaraan badminton internasional di Dubai pada akhir Maret, yang diikuti 29 negara mampu mendulang 2 emas, 3 perak dan satu perunggu.

"Saat ini atlet renang NPC juga sedang try out dalam rangka mencari ketentuan poin peseta Paralimpiade Tokyo. Merea berlaga di luar negeri. Kami menunggu hasilnya," tegas Senny.

Dia menyatakan dari 36 atlet NPC yang dipersiapkan mengikuti Paralimpiade, sudah 15 atlet yang tuntas mengumpulkan poin untuk menuju ke Tokyo. "Kami harapkan ke-36 atlet, semua lolos menuju Tokyo pada Agustuals mendatang," imbuh dia.

dalam keikutsertaan di Paralimpiade Tokyo, Indonesia memasang target minimal 1 emas, yakni dari cabang badminton. (N-3)

Baca Juga

AFP/Alexander Nemenov

Undian Perempat Final Bulu Tangkis Olimpiade, Minions Bertemu Pasangan Malaysia

👤Ilham Ananditya 🕔Selasa 27 Juli 2021, 21:25 WIB
Tampil sangat meyakinkan menurut catatan pertemuan dengan unggulan kesembilan Chia/Soh, The Minions, julukan Kevin/Marcus, tak terkalahkan...
AFP/Alexander Nemenov

Jadi Juara Grup, Ahsan/Hendra dan Greysia/Apriyani Alihkan Fokus ke Perempat Final

👤Ilham Ananditya 🕔Selasa 27 Juli 2021, 20:50 WIB
Sama-sama bertanding di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, ganda putri Greysia/Apriyani dan ganda putra, Ahsan/Hendra berhasil merebut...
AFP/ Luis Robayo

Aksi Gigit Kuping Ala Tyson Terjadi Di Ring Tinju Olimpiade Tokyo

👤Widhoroso 🕔Selasa 27 Juli 2021, 19:34 WIB
AKSI gigit kuping seperti yang dilakukan Mike Tyson terhadap Evander Holyfeld pada laga perebutan juara dunia tinju kelas berat dunia 28...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya