Rabu 07 April 2021, 15:50 WIB

Debut di Ring Profesonal, Adit 'King Fahd' Siapkan Mental

Mediaindonesia.com | Olahraga
Debut di Ring Profesonal, Adit

Dok.Pribadi
Petinju kelas berat ringan nasional, Fahd Adityo Oscar.

TINJU adalah dunia yang sudah lama digeluti Fahd Adityo Oscar. Setelah tidak lagi menjadi manajer selebriti-peramal Roy Kiyoshi, Fahd yang akrab disapa Adit itu berkeinginan kembali ke atas ring.

Pada debut pertamanya sebagai petinju profesional, Adit akan berada satu ring dengan Tibo Monabesa, peringkat enam World Boxing Council (WBC) sekaligus mantan juara dunia International Boxing Organization (IBO).

Dalam pertandingan yang digelar Sabtu (10/4) di Balai Sarbini Jakarta Pusat, Tibo akan berebut gelar juara WBC International Gold di kelas light flyweight, sedangkan Adit yang menjuluki dirinya sebagai King Fahd menantang petinju asal Papua Ibrahim Aroby dalam pertandingan tanpa gelar.  

“Saya memang sudah lama berkecimpung di dunia tinju amatir sebelum masuk dunia hiburan mengurus Roy Kiyoshi. Kini setelah mundur dari Roy, saatnya saya menekuni dunia tinju profesional,” kata Adit yang sangat percaya diri bisa mengalahkan Ibrahim. King Fahd akan bertanding sepanjang empat ronde di kelas light heavy weight.

Di pertandingan itu Tibo akan berhadapan dengan petinju Filipina Toto Landero. Kesempatan itu juga akan dimanfaatkan oleh Tibo untuk memperbaiki peringkatnya di WBC. Sebelumnya, gelar juara dunia IBO yang disandang Tibo terpaksa dilepas karena tidak ada pertandingan tinju  sejak pandemi covid-19.
 
Sementara itu, Adit mengatakan sudah siap mengalahkan Ibrahim karena telah mempelajari kelemahan dan kelebihan lawan tandingnya. Selain Adit, masih ada sederet petinju lainnya seperti Defri Palulu, Daeng Armando, Oky Akbar dan lain-lain.

Baca juga: Bosan Pensiun, De La Hoya Kembali ke Ring

Selama satu bulan ini Adit mempersiapkan diri secara intensif untuk menghadapi Ibrahim. Ibrahim Arobi bukanlah lawan sembarangan karena petinju yang kini tinggal di Bekasi itu sudah memulai karier di profesional sejak 2002. Rekam jejak Ibrahim cukup lumayan, dari 16 kali bertanding, Ibrahim mengantongi 8 kemenangan, tiga kali seri dan pernah lima kali dikalahkan lawan.

Persiapan fisik sudah dilakoni Adit yang yang bernaung dibawah bendera Fahd Academy yang ia dirikan. Sebelumnya Fahd Academy ini bernama OSC Academy, sasana tinju yang menjadi tempat bernaung beberapa petinju ternama di Indonesia seperti Roy Tua Manihuruk, Oktavianus Moensaku dan lain-lain.  Kini Adit dilatih oleh Oktavianus yang biasa disapa Okto dan Theodorus Ginting.

“Secara fisik dan teknik saya sudah siap. Hanya saja memang masih harus lebih kuat mempersiapkan mental. Bertinju di ring profesional itu punya sensasi yang menggetarkan,” kata Adit yang mengaku sudah banyak mempelajari gerakan lawan.

Dalam debutnya nanti, Adit rencananya akan menggelar atraksi. Ia akan naik helikopter menuju Balai Sarbini. Adit akan menunjukkan kegarangannya sebagai raja tinju sesuai simbol yang dipilihnya yaitu harimau. Kejuaraan tinju WBC International itu diselenggarakan oleh promotor Armin Tan dan sudah mengantongi izin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia. (RO/A-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Erick Thohir: Seri 1 IBL Contoh Sukses Bagi Industri Olahraga

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 11 April 2021, 16:52 WIB
Erick Thohir mengapresiasi sejumlah kegiatan yang dilakukan masyarakat dengan mengindahkan protokol ketat keselamatan selama pandemi...
ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna

Kompetisi IBL Seri 1 Berakhir dengan Nihil Kasus Covid-19

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 11 April 2021, 16:44 WIB
Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 Seri 1 yang digelar di gelembung Robinson Resort, Bogor, resmi berakhir pada Sabtu, (10/4),...
POOL / AFP

Blackmore, Joki Putri Pertama Raih Grand National di Inggris

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 11 April 2021, 15:06 WIB
Rachel Blackmore mencatatkan sejarah baru sebagai joki wanita pertama yang memenangkan Grand National dengan tunggangannya Minella Time, di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya