Kamis 25 Februari 2021, 22:59 WIB

Pandemi Bikin Iga Swiatek tidak Dimabuk Kesuksesan

Mediaindonesia.com | Olahraga
Pandemi Bikin Iga Swiatek tidak Dimabuk Kesuksesan

AFP
Iga Swiatek

Juara tunggal putri French Open 2020 Iga Swiatek mengaku kondisi pandemi Covid-19 yang melanda dunia cukup membantunya tidak dimabuk kesuksesan meraih gelar turnamen Grand Slam perdananya itu.

Hidup remaja Polandia berusia 19 tahun itu berbalik 180 derajat ketika Oktober lalu menjadi juara French Open termuda setelah Monica Seles --yang juara dalam usia 16 tahun pada 1992-- serta mengikuti jejak Justine Henin pada 2007 yang juara tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.

Kendati demikian, Swiatek mengaku tak banyak merasakan perubahan yang dilihat oleh orang-orang di sekitarnya itu.

"Saya tidak melihatnya, sebab saat itu ada begitu banyak pembatasan dan tidak mungkin mengadakan pertemuan dalam jumlah besar," kata Swiatek selepas melangkah ke semifinal turnamen kelas 250 Adelaide International, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (25/2).

"Tapi, saya bisa merasakan banyak dukungan, dari media, dari televisi, dan mungkin orang-orang untuk pertama kalinya betul-betul melihat ke arah saya dan popularitas itu terasa.

"Jadi sebetulnya pandemi ini membantu, bagi saya untuk mempelajari bagaimana mengendalikan diri dalam situasi ini selangkah demi selangkah. Mungkin ketika pandemi usai itu semua berubah, tetapi saat ini saya memiliki pengalaman ini," ujarnya menambahkan.

Petenis peringkat ke-18 dunia itu sebelumnya mengakui sempat terbebani dengan harapan tinggi di pundaknya dalam Australian Open 2021, menyusul kesuksesan French Open.

Bahkan aturan karantina wajib 14 hari bagi para peserta Australian Open yang ia jalani setiba di Negeri Kanguru diakuinya cukup membantu kondisinya.

"Sejujurnya, saya merasa masa karantina di Australia kemarin merupakan pertama kalinya saya bisa bersantai dan tidak mengkhawatirkan kebisingan pasca French Open," kata Swiatek yang melaju ke semifinal Adelaide International karena lawannya, Danielle Collins, gagal menuntaskan laga karena cedera.

"Saya pikir saya membutuhkan waktu itu dan tentu saja saya sangat senang bisa memenangi turnamen apapun di akhir musim nanti," pungkasnya. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

AFP

Kembali Membalap, Honda Yakin Marquez akan Tampil Maksimal

👤Rifaldi Putra I 🕔Senin 12 April 2021, 12:13 WIB
Kepala Kru Repsol Honda Santi Hernandez yakin Marquez akan langsung tampil maksimal pada...
Matthew Stockman/Getty Images/AFP

Kudermetova Raih Gelar WTA Perdanannya di Charleston Terbuka 2021

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Senin 12 April 2021, 11:29 WIB
Petenis Rusia Veronika Kudermetova berhasil menyabet gelar juara pada turnamen tenis lapangan tanah liat Charleston Terbuka 2021,...
AFP/Javier Soriano

Marquez Dijadwalkan Kembali Mengaspal di MotoGP Seri Portugal

👤Rifaldi Putra I 🕔Senin 12 April 2021, 09:56 WIB
Dalam tinjauan yang dilakukan Marc Marquez oleh tim medis Rumah Sakit Ruber Internacional, empat bulan setelah operasi ketiga. Ditemukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya