Sabtu 23 Januari 2021, 20:58 WIB

Presiden IOC : Semua Pihak Bertekad Gelar Olimpiade Tokyo

mediaindonesia.com | Olahraga
Presiden IOC : Semua Pihak Bertekad Gelar Olimpiade Tokyo

Behrouz MEHRI / AFP
Seorang perempuan melewati Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo yang baner Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Jumat (22/1).

PRESIDEN Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach menepis laporan tidak berdasar yang menyebut Olimpiade Tokyo dibatalkan dan justru meyakinkan bahwa semua pihak berusaha sebaik mungkin untuk bisa digelar sesuai jadwal pada Juli-Agustus.

Pesan tersebut ia sampaikan melalui sebuah pesan video untuk menandai hitungan mundur enam bulan ke upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

"Enam bulan jelang Olimpiade, seluruh pihak menantikan upacara pembukaan pada 23 Juli. Pada kesempatan ini saya mengumumkan sudah berbicara dengan semua 206 Komite Olimpiade Nasional dunia dan mereka semua berkomitmen penuh, serta menantikannya. Kami menikmati dukungan penuh dari pemerintah Jepang," kata Bach yang dilansir Reuters, Sabtu (23/1).

Harian Inggris The Times, Jumat (22/1) melaporkan bahwa Tokyo ingin keluar dari penyelenggaraan Olimpiade. Pemerintah Jepang menolak laporan itu, sementara kepala Komite Olimpiade Jepang Yasuhiro Yamashita mengatakan kepada Reuters bahwa itu laporan itu "palsu" dan "salah".

Bach tidak secara langsung membahas laporan Times, atau menyebutkan nama pandemi Covid-19 yang memaksa penundaan Olimpiade dari tahun lalu, tetapi mengatakan dia yakin bahwa mereka akan melanjutkan dari 23 Juli hingga 8 Agustus.

"Kami melakukan konsultasi lagi dengan semua anggota IOC kemarin, semua orang benar-benar bertekad untuk menjadikan Olimpiade ini buah dari hasil kerja keras kami. Prospeknya bagus, kami bekerja keras, dan untuk acara ini prioritas pertama adalah membuatnya aman dan terjamin untuk semua peserta," pungkasnya.

Sebagian besar Jepang berada dalam keadaan darurat karena gelombang ketiga infeksi Covid-19.

Bach mengakui itu akan menjadi "usaha besar" untuk memulai acara. Tetapi ia mencatat bahwa acara olahraga besar sudah berlangsung di seluruh dunia tanpa ketersediaan vaksinasi yang luas untuk melawan virus.

Panitia memastikan menyiapkan "semua skenario" dan memiliki perangkat dukungan yang akan mereka terapkan tergantung pada kondisi kesehatan yang berlaku.

"Ini mencakup aturan imigrasi, aturan karantina, jarak sosial di kampung penginapan, uji (virus) cepat, vaksinasi, hingga pengaturan penonton,"

Meski pandemi menyebabkan banyak pihak menghadapi banyak kesulitan jelang Olimpiade, namun Bach menyebut antusiasme tetap tinggi.

"Kami tahu betapa bersemangatnya atlet dan inilah mengapa kami tahu mereka akan cukup fleksibel dan akan menyesuaikan diri dengan situasi kita semua sekarang," pungkas Bach. (Ant/OL-09)
 

Baca Juga

AFP

Kvyat Jadi Pembalap Cadangan Tim Alpine

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 03 Maret 2021, 06:10 WIB
Saat ini, tim Alpine diperkuat pembalap asal Prancis Esteban Ocon (24), berikut juara dunia dua kali asal Spanyol, yaitu Fernando...
Antara

Langkah Hafiz/Gloria Terhenti di Babak Pertama Swiss Terbuka

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 03 Maret 2021, 02:40 WIB
Ganda campuran Indonesia itu harus mengakui keunggulan pasangan asal India Rankireddy/Ponnappa dengan skor 18-21,...
AFP/OLGA MALTSEVA

Andrey Rublev Kalahkan Marcos Giron dalam Tempo 78 Menit

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 23:24 WIB
Kemenangan unggulan keempat ini sekaligus memperpanjang catatan kemenangannya pada ATP 500 menjadi 16 pertandingan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya