Senin 30 November 2020, 07:51 WIB

Grosjean Mengaku Bisa Selamat karena Halo

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Grosjean Mengaku Bisa Selamat karena Halo

AFP/HAMAD I MOHAMMED
Steward Formula 1 membantu pembalap Haas Romain Grosjean yang mengalami kecelakaan di GP Bahrain.

ROMAIN Grosjean mengaku nyawanya terselamatkan oleh sistem perlindungan kepala halo dalam kecelakaan yang membelah dua mobil Haas-nya dan nyaris membakarnya hidup-hidup di Grand Prix Bahrain, Minggu (29/11).

Pembalap Prancis itu menabrak pagar pembatas yang terbuat dari besi itu hingga robek setelah kehilangan kendali menyusul senggolan dengan mobil AlphaTauri Daniil Kvyat di lap pertama.

Grosjean keluar dari kobaran api yang melahap kokpit mobilnya, menaiki pagar dibantu para marshal yang sigap memadamkan api di pinggir lintasan.

Baca juga: Brawn Klaim Halo Selamatkan Grosjean

Juru bicara tim Haas mengatakan Grosjean mengalami luka bakar ringan di tangan dan pergelangan kakinya dan kemungkinan retak tulang rusuk karena kecelakaan itu.

"Apa kabar semuanya? Hanya ingin mengatakan saya baik-baik saja," kata pembalap berusia 34 tahun itu di video yang diunggah di sosial media.

"Saya tidak (mendukung) halo, beberapa tahun lalu. Tapi, saya rasa ini adalah hal paling hebat yang kita bawa ke Formula 1 dan tanpa itu saya
tidak akan bisa bicara kepada kalian hari ini," lanjutnya.

Formula 1 memperkenalkan halo, struktur titanium tiga titik yang terpasang di atas kokpit untuk melindungi kepala pebalap dari serpihan yang melayang di trek, pada 2018, namun menuai tidak sedikit kontroversi.

Bahkan ada yang menganggap halo merusak sisi estetika mobil F1 saat ini. Namun, anggapan itu seketika sirna ketika sejumlah pembalap terselamatkan dari cedera serius ketika mengalami kecelakaan di balapan.

Grosjean, yang bakal menyelesaikan kontraknya dengan Haas di akhir musim, dulunya menjadi salah satu yang menentang penggunaan halo dan bahkan sempat menyebut 'hari yang menyedihkan' bagi F1 ketika sistem itu diperkenalkan.

Sementara itu, pujian terhadap halo menggema pascainsiden Grosjean di Bahrain, seperti yang diungkapkan managing director F1 Ross Brawn.

"Tidak dipungkiri halo menjadi faktor yang menyelamatkan hari dan menyelamatkan Grosjean," kata Brawn.

"Muncul cukup banyak kontroversi ketika hal itu diperkenalkan dan saya kira tidak ada yang meragukan validitas itu sekarang. Sekarang itu
menjadi penyelamat," lanjutnya.

Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton, setelah memenangi balapan di Bahrain, juga bersyukur sistem perlindungan kepala itu bekerja.

"Saya bersyukur pagar itu tidak membelah kepalanya atau sesuatu seperti itu. Hal itu bisa saja lebih buruk," kata Hamilton.

Hamilton juga memuji para marshal dan petugas medis yang cekatan melakukan tugas.

"Tugas yang dilakukan FIA luar biasa. Para marshal adalah pahlawan tanpa tanda jasa setiap akhir pekan ketika kami balapan, orang-orang itu ada di sana untuk melindungi kami dan mereka sangat luar biasa dalam apa yang mereka lakukan," ungkap Hamilton. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/HO-Badmintonphoto/Raphael Sachetat

Di Thailand Open 2021, Pelapis Ganda Putra Indonesia Cukup Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Januari 2021, 20:59 WIB
Menurut pelatih bulu tangkis ganda putra Herry IP, penampilan ketiga pasangan pelapis Indonesia itu sudah cukup baik untuk debut...
Dok.PBSI

Kurang Fokus, Gugurnya Wakil Indonesia di Toyota 1000 Series

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Minggu 24 Januari 2021, 20:50 WIB
Pelatih Tunggal Putra Hendry Saputra mengatakan pemain tunggal Indonesia gagal Toyota Thailand Open 1000 disebabkan kurang fokus saat...
Dok.PBSI/Medcom

Indonesia Tetap Optimistis Bisa Raih Gelar di World Tour Final

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Minggu 24 Januari 2021, 20:16 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky mengaku Indonesia tetap optimistis bisa meraih gelar di ajang World Tour...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya