Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Wing Chun Indonesia (FWCI) membantah pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali beberapa waktu lalu yang menyebut Wing Chun harus tetap bergabung atau menjadi bagian daru Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI).
Pasalnya induk organisasi beladiri Wing Chun, Ving Tsun Athletic Association (VTAA) merupakan organisasi Independen. VTAA juga tidak menjadi anggota International Wushu Federation (IWUF). FWCI siap melakukan audiensi dengan Menpora.
"Menpora seharusnya memanggil kita bukan membuat pernyataan yang memihak salah satu pihak. Ini tidak ada audiensi sama sekali. Kami akan menulis surat ke Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan masalah ini," kata ketua umum PB FWCI, Martin Kusuma, Selasa (8/9).
Dia menambahkan, selama ini Wing chun belum pernah bergabung dan menjadi bagian PBWI. FWCI ingin menjadi organisasi olahraga sendiri dengan dua tujuan.
"Kami sudah menyebar di 22 provinsi dan kami sudah berprestasi. Tujuan kami ingin ke PON agar bisa dipertandingkan di multi event. Kedua supaya negara bisa membantu atlet kami dari daerah," tegas Martin.
Baca juga : Ganti Tema, Olimpiade Tokyo Tetap Berlangsung 2021
Dengan menjadi organisasi olahraga, FWCI berharap wing chun akan bisa masuk SEA Games ataupun Asian Games. VTAA juga sudah menyarankan anggotanya membuat federasi olahraga di negaranya masing-masing dengan tujuan bisa dipertandingkan di multi event regional.
FWCI sudah mengirimkan atlet ke kejuaraan dunia wing chun sejak 2014. Hasilnya cukup membanggakan. Indonesia mampu menjadi juara umum di Kejuaraan Wing Chun Dunia 2016 & 2017. Semua ini dilakukan oleh FWCI dengan usaha mandiri tanpa bantuan dari pemerintah maupun dari PBWI.
"Saya berharap pernyataan itu dicabut. Saya atlet ingin berprestasi. Semangat kami jadi sedikit menurun dengan keadaan ini," kata atlet Wing chun Rizki Adiyono.
FWCI mengklaim seluruh kelengkapan data administrasi, sejarah dan bukti, telah diverifikasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hasil verifikasi KONI Pusat adalah FWCI diundang untuk hadir mengikuti sidang anggota KONI Pusat.
FWCI pun telah lolos menjadi anggota KONI pada Sidang Anggota Komisi A KONI Pusat yang diselenggarakan pada tanggal 26 Agustus 2020. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved