Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia lari 3000 meter sekaligus pemegang medali emas Olimpiade untuk nomor yang sama asal Kenya, Conseslus Kipruto, dinyatakan positif terpapar virus korona. Akibatnya ia dipastikan absen dalam lomba atletik Diamond League di Monaco, Jumat (14/8).
"Dunia kita ini sedang melalui periode yang menantang dan kita semua harus mengambil tanggung jawab masing-masing. Sayangnya tes Covid-19 saya, sebagai bagian dari protokol Monaco, ternyata positif dan oleh karena itu saya tidak bisa menjadi bagian di Monaco Diamond League pada 14 Agustus," kata Kipruto.
baca juga: Inilah Alasan Hamilton Belum Perpanjang Kontrak Dengan Mercedes
Kipruto, yang catatan pribadinya membukukan waktu tercepat delapan menit 0,12 detik, mengatakan dia dalam kondisi sangat baik menjelang lomba tersebut dan berharap bisa memecahkan rekor dunia yang saat ini dipegang atlet Qatar kelahiran Kenya, Saif Saaeed Shaheen, dengan catatan waktu 7 menit 53,63 detik.
"Saya tidak memiliki gejala apa pun dan saya sebenarnya dalam kondisi sangat baik. Saya berencana mencetak rekor dunia. Catatan waktu itu telah berlangsung terlalu lama di luar Kenya," kata atlet berusia 25 tahun itu.
Kejuaraan Diamond League di Monaco akan diikuti dengan lomba serupa di Stockholm, Lausanne, Brussel, Roma/Napoli, Doha dan lokasi yang belum ditentukan di China.
Sementara kejuaraan lari di Eugene, London, Paris, Rabat, Gateshead dan Shanghai telah dibatalkan karena pandemi covid-19. (OL-8)
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Dua pelari Siksorogo Lawu Ultra meninggal di jalur ekstrem Gunung Lawu. Cuaca buruk dan medan berat sempat menghambat proses evakuasi, sementara polisi masih menyelidiki penyebab kematian
Dua pelari asal Karanganyar meninggal akibat serangan jantung saat mengikuti ajang lari ekstrem Siksorogo Lawu Utara 2025 di Tawangmangu. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden.
Dua pelari asal Karanganyar meninggal dunia saat mengikuti lomba Siksorogo Lawu Ultra 2025 akibat serangan jantung di kilometer 8 dan 12.
Ribuan Peserta Ramaikan Kompetisi Lari Indofood UI Ultra 2025
Sepatu yang dipakai pada saat latihanlah yang harus dipakai ketika hari H lomba lari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved