Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 tidak menjadi alasan bagi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa untuk tidak menjaga kebugaran. Olah raga menjadi menu kegiatan sehari-hari di tengah kesibukannya sebagai pemimpin tertinggi di Markas Besar Angkatan Darat.
Seperti tidak ingin fit sendiri, pada Rabu (24/6), Andika mengundang sejumlah pemimpin media massa nasional. Pria berusia 55 tahun itu mengajak mereka untuk ikut menggerakkan badan demi menjaga kesehatan dan imunitas.
Baca juga: Fajar/Yeremia Pimpin Klasmen Sementara Kejuaraan PBSI
Dengan mengenakan kaos berlambang Batman, celana training dan kaca mata hitam, ia berjalan santai dengan didampingi para petinggi media massa. Mereka berjalan mengitari lapangan bola di halaman Mabes AD sebanyak empat kali.
"Sekarang setengah jam saja jalannya. Nanti kesempatan berikutnya, kita tambah durasi jadi satu jam. Ada senamnya juga. Nanti kita siapkan video body combat," ucap Andika.
Kesempatan berolah raga bersama pimpinan media massa sedianya bukan hal yang baru bagi pria asal Bandung, Jawa Barat, itu. Ia mengatakan hal tersebut sudah menjadi rutinitas. Hanya saja, karena pandemi covid-19, kegiatan tersebut sempat terhenti.
"Karena ini bukan sekedar olah raga. Kita menjalin komunikasi. Komunikasi tidak usah yang berat-berat, yang ringan-ringan saja," tuturnya.
Ia mengaku senang dapat berkumpul bersama awak media karena dengan begitu, ia bisa bertukar informasi terkait berbagai isu yang sedang hangat di dalam dan luar negeri.
"Jangan kita kumpul kalau ada masalah doang. Pada saat tidak ada masalah pun kita harus kumpul-kumpul, berbagi informasi. Kalau ada masalah yang sensitif juga kita bisa diskusi secara off the record. Tidak perlu menunggu waktu pertemuan resmi," ucap Andika.
Baca juga: Andy Murray Minta Kasus Djokovic Jadikan Pelajaran
Ia pun membuka memungkinan untuk mengagendakan kegiatan olah raga dan komunikasi bersama awak media secara rutin kembali.
"Kita lihat situasi. Bisa saja setiap bulan. Nanti kalau mau angkat besi boleh, main ping pong boleh, main sepak bola juga boleh. Tapi nanti sambil makan-makan juga. Yang sederhana-sederhana saja kaya martabak," tutupnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved