Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Oktohari menegaskan akan minta rincian dana Olimpic Solidarity dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) karena adanya tambahan anggaran.
“Terkait penambahan anggaran, nanti saya minta breakdown dulu kepada IOC,” ungkapnya, Rabu (29/4) saat dihubungi.
Oktohari belum bisa memastikan jumlah anggaran yang bakal diberikan IOC dalam bentuk Olympic Solidarity itu, dia mengatakan tiap negara mendapatkan besaran yang berbeda.
“Sementara belum ada update, kita kan baru dengar ada penambahan anggaran dan belum melakukan komunikasi lebih lanjut dengan mereka,” tambanya.
Oktohari menjelaskan dana Olimpic Solidarity yang diberikan IOC rutin setiap tahun, dana tersebut diperuntukan untuk berbagai macam program kegiatan, dia menyebut beberpaa klasifikasi program yang memiliki jatah dari dana ini, yaitu untuk atlet, kepengurusan, organisasi, promosi olimpiade dan lainnya.
Menurut Oktohari, pencairan dana tersebut berdasarkan pengajuan dari Komite Olimpiade Nasional (NOC) kepada IOC, proposal pengajuan NOC harus disesuaikan dengan berapa banyak dana yang dialokasikan untuk NOC Indonesia.
“Programnya juga disesuaikan, jadi tidak bisa ada program yang beda-beda. Misalnya dana untuk pembinaan atlet tidak bisa dipakai untuk program lain, atau juga dana promosi olimpiade misalnya, itu tidak bisa dipakai untuk kegiatan lain,” terangnya.
Oktohari mengatakan saat ini KOI masih tahap berkomunikasi dengan organisasi pimpinan Thomas Bach itu untuk bisa mendapatkan dana bantuan dari program Olympic Solidarity.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) berkomitmen menambah subsidi kepada Komite Olimpiade Nasional sebagai persiapan Olimpiade 2020 Tokyo.
Dana yang dikucurkan IOC merupakan bagian dari Program Olympic Solidarity. Melalui situs resminya IOC menyebutkan dana kepada NOC mengalami peningkatan sebanyak US $ 10,3 juta atau Rp 160 miliar. Total dana yang disediakan oleh organisasi pimpinan Thomas Bach itu sebanyak US$ 57 juta atau Rp 877,8 miliar. (OL-2)
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
KOI menyampaikan secara terbuka dan diplomatis penjelasan mengenai situasi yang terjadi di Indonesia.
KOI memahami bahwa keputusan terkait penolakan visa terhadap atlet Israel membawa konsekuensi tersendiri dalam hubungan dengan IOC.
KOI menegaskan adanya konsekuensi tegas bagi atlet bulu tangkis yang terbukti terlibat dalam praktik pengaturan skor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved