Rabu 11 Desember 2019, 22:50 WIB

Komandan Kontingen: Di Cabang Mother of Sport Kita Kecolongan

Antara | Olahraga
Komandan Kontingen: Di Cabang Mother of Sport Kita Kecolongan

ANTARA
Komandan kontingen (CdM) Indonesia, Harry Warganegara

 

KOMANDAN kontingen (CdM) Indonesia, Harry Warganegara, mengaku mulai menganalisis dan evaluasi perolehan medali pada SEA Games 2019 Filipina yang baru saja berakhir. Menurutnya, di cabang olahraga renang dan atletik tim Merah Putih banyak kecolongan medali.

"Evaluasi secara keseluruhan kita harus perkuat Olympic Sport misalnya atletik dan renang. Kita banyak kecolongan di situ. Artinya, pembinaan ke depan kita harus fokus ke situ," kata Harry usai penutupan SEA Games 2019 di Athletic Stadium Clark City, Filipina, Rabu (11/12).

Pada ajang multicabang olahraga dua tahunan ini, Indonesia di renang hanya mampu menyumbangkan satu medali emas dari 38 yang diperebutkan. Begitu pula dengan cabang atletik yang hanya mendapatkan lima medali emas dari 49 nomor yang dipertandingkan.

Untuk itu, kata Harry, pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan ulang perolehan medali kontingen Indonesia dengan harapan untuk mencari solusi dan memaksimalkan cabor mother of sport.

"Setelah ini kita akan membuat rekap. Tapi kami melihat peraih medali emas kontingen Indonesia adalah atlet muda dan atlet yang baru pertama kali turun di SEA Games. Untuk detailnya tunggu," kata Harry menambahkan.


Baca juga: Evaluasi SEA Games 2019, KONI : Cabor Olimpide Harus Diperhatikan


Pihaknya menyadari jika SEA Games merupakan ajang untuk atlet muda. Untuk itu ke depan pihaknya berharap pembinaan harus ditingkatkan dan fokus pada cabang-cabang olimpik, terutama mother of sport atau yang banyak medalinya.

"Di SEA Games kita memang cukup bagus di canang olimpik seperti menembak, tapi banyak nomornya yang tidak dipertandingkan di olimpiade. Makanya ke depan harus dimaksimalkan," kata Harry menegaskan.

Indonesia pada SEA Games 2019 harus finis di posisi empat dengan koleksi total 267 medali, terbagi dari 72 emas, 84 perak dan 111 perunggu, sesuai laman resmi kejuaraan.

Dari laman itu juara umum pelaksanaan olahraga terbesar dua tahunan di Asia Tenggara juga disebutkan adalah tuan rumah Filipina dengan koleksi total 387 medali, rinciannya 149 emas, 117 perak dan 121 perunggu.

Untuk peringkat kedua ditempati Vietnam dengan total 288 medali, rinciannya 98 emas, 85 perak dan 105 perunggu, disusul Thailand di posisi kedua dengan raihan total 318 medali dan rinciannya 92 emas, 103 perak dan 123 perunggu. (OL-1)

Baca Juga

Instagram @npcindonesia

Paraatletik Sumbang Medali Emas untuk Indonesia di AYPG 2021

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Minggu 05 Desember 2021, 08:21 WIB
Satu medali emas itu disumbangkan Firza Faturahman Listianto dari nomor lari 100 meter...
AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU

Medvedev Antar Rusia ke Final Piala Davis

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 05 Desember 2021, 05:22 WIB
Petenis nomor dunia itu memastikan keunggulan Rusia, yang sebelumnya unggul 1-0 setelah Andrey Rublev menang 6-4 dan 6-0 atas Dominik...
AFP/ANDREJ ISAKOVIC

Hamilton Rebut Posisi Pole di GP Arab Saudi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 05 Desember 2021, 04:51 WIB
Hamilton tampak kewalahan dengan understeer di sepanjang Q3 namun ia mampu membawa mobil Mercedesnya tercepat di lap terakhir dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya