Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional cabang olahraga taekwondo Indonesia belum mampu mencapai target 2 medali emas pada ajang SEA Games 2019 Filipina. Reinaldy Atmanegara cs hanya mampu membawa pulang 2 medali perak dan 8 perunggu di cabor yang dipertandingkan di Ninoy Stadium kawasan Rizal Memorial Sport Complex, 7-9 Desember.
Meski belum bisa mencapai target, Manajer Timnas taekwondo Indonesia yefi Triaji memuji penampilan taekwondoin Indonesia yang berjuang habis-habisan di Filipina. Terbukti, 2 taekwondoin Indonesia di nomor kyorugi (tarung) mampu mencapai partai final.
Keduanya adalan Reinaldy Atmanegara di kelas U-54 kg putra dan Mariska Halinda di kelas U-53 kg putri.
Yefi mengakui penampilan timnas taekwondo Indonesia masih banyak yang harus diperbaiki. Ada banyak faktor masalah, baik teknis maupun non-teknis.
"Secara komprehensif semuanya sudah kita identifikasi dan analisa secara obyektif untuk selanjutnya kita laporkan kepada Ketua Umum dan akan kita evaluasi dan tindaklanjuti hasilnya," kata Yefi dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga : Posisi Indra Sjafri Sebagai Pelatih Akan Dievaluasi
Dalam waktu dekat, lanjut Yefi, pihaknya akan segera melakukan evaluasi total dengan menampung semua saran dan kritik konstruktif bagi pembinaan atlet di bawah naungan Pengurus Besar Taekwondoin Ondonesia (PBTI).
Di sisi lain, Ketua Umum PBTI Letjen TNI (Purn) H. Thamrin Marzuki mengucapkan selamat atas perjuangan seluruh tim yang sudah dengan penuh semangat mengeluarkan segala kemampuannya untuk mengharumkan nama bangsa dan negara.
“Kalah dan menang itu biasa, namun segala kekurangan wajib kita evaluasi untuk bekal kemajuan kita kedepan.” ujar Thamrin.
Thamrin menegaskan, penampilan di SEA Games, khususnya untuk beberapa atlet usia muda merupakan bagian dalam menimba pengalaman dan jam terbang bertanding.
"SEA Games kali ini merupakan pengalaman berharga dan harus menjadi pelajaran berharga pula untuk makin meningkatkan potensi dan kemampuannya di masa depan," ujarnya.
Seperti diketahui, pada SEA Games 2017 Malaysia silam, timnas taekwondo Indonesia sukses merebut 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Medali emas disumbangkan oleh Mariska Halinda (U-53 Kg putri) dan Ibrahim Zarman (U-63 Kg putra). (RO/OL-7)
Mengenai bonus Rp1 miliar yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto, Arya berencana untuk menyimpannya.
PARA taekwondoin Indonesia menambah satu medali perak dan satu perunggu bagi kontingennya pada SEA Games Thailand 2025 setelah rangkaian pertandingan hari ketiga.
Perlu diketahui, kontingen Indonesia menargetkan minimal 80 medali emas untuk mencapai posisi tiga besar pada SEA Games 2025 di Thailand.
Kontingen Jawa Barat keluar sebagai juara umum taekwondo dengan raihan total 14 medali.
DUA cabang olahraga yaitu judo dan taekwondo memanaskan hari pertama pertandingan PON Bela Diri Kudus 2025 yang digelar di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/10).
Terdapat 10 cabang olahraga yang dimainkan pada edisi perdana ini yaitu taekwondo, judo, gulat, tarung derajat, pencak silat, shorinji kempo, karate, ju-jitsu, sambo, dan wushu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved