Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
CABANG wushu berhasil memenuhi harapan masyarakat Indonesia merebut dua emas di SEA Games 2019. Kemarin, Edgar Xavier Marvelo yang baru saja ditinggal sang ayah menyumbangkan emas pertama setelah menjuarai nomor taolu daoshu/gunshu combine putra.
Dalam kondisi berduka, Edgar mampu meraih medali emas kedua di nomor taolu duilian putra bersama Harris Horatius dan Seraf Naro Siregar.
“Penampilan Edgar dan rekan-rekan sangat memuaskan. Akan tetapi, kami kecewa karena seharusnya ada satu emas lain dari nomor changquan yang diikuti Edgar. Juri memotong nilainya dan keputusan itu tidak bisa kami protes,” kata Kepala Pelatih Tim Wushu Indonesia, Novita.
Selain dari wushu, Indonesia pada hari ketiga SEA Games mendulang empat emas dari cabang menembak, angkat besi, pencak silat, dan senam. Petembak yang kali ini meraih juara ialah Toyyi ba Vidya Rafika Rahmatan yang turun di kelas air rifle 10 meter putri.
Lifter yang mempersembahkan emas ialah Deni di kelas 67 kg. Pesilat Puspa Arum Sari di nomor seni tunggal putri memberikan emas perdana. Lalu pesenam Rifda Irfanaluthfi menjadi juara di nomor fault.
Di cabang sepak bola, timnas U-23 Indonesia sukses menekuk Brunei dengan skor telak 8-0 pada lanjutan fase grup B SEA Games 2019 di Binan Football Stadium, kemarin.
Pelatih timnas U-23 Indra Sjafri menurunkan trio Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Osvaldo Haay di lini depan sejak menit pertama untuk mengincar banyak gol pada pertandingan itu.
Hasil tersebut membuat Indonesia naik ke posisi kedua klasemen dengan 9 poin, unggul selisih gol dari Thailand. Indonesia lolos ke semifinal jika di laga terakhir menang melawan Laos, Kamis (5/12).
Sebaliknya Thailand masih harus berjuang keras melawan pemuncak klasemen Vietnam dengan banyak gol untuk menyalip Indonesia di peringkat kedua serta bergantung pada hasil Indonesia kontra Laos.
Hingga hari ketiga, Indonesia mendulang 12 emas dan menduduki peringkat keempat klasemen sementara.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengaku masih optimistis dengan pergerakan perolehan emas. Menurut dia, peluang untuk menambah emas terbuka lebar.
“Peluang kontingen kita untuk naik peringkat di klasemen terbuka lebar karena banyak cabang unggulan kita belum dipertandingkan. Harapan kami mulai Jumat (6/12) ke atas kita bisa menambah emas. Cabang lumbung emas kami harap bisa maksimal,” tandas Raja Sapta.(Faj/X-3)
Patricia menegaskan ambisinya untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Asian Games.
Di SEA Games 2025, Edgar Xavier Marvelp sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak.
Sementara itu, satu-satunya medali perunggu pada hari terakhir disumbangkan Harry Brahmana yang turun di kelas 70 kilogram.
Menembak dan wushu masing-masing menyumbang satu emas.
EDGAR Xavier Marvelo menyumbangkan medali emas pertama cabang wushu bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Seraf Naro mengamankan medali perak.
Dua medali perak yang diraih Indonesia dari cabang olahraga wushu berasal dari kategori beregu Duilian (seni berpasangan).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved