Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WINDY Asiah merupakan satu dari sekian banyak atlet Indonesia yang baru pertama kali tampil di SEA Games 2019 di Filipina. Namun, lifter yang turun di kelas 49 kg itu secara luar biasa bisa mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Ninoy Aquino Stadium Rizal Memorial Sports Complex, Senin (2/12).
Windy meraih medali emas setelah mampu mencatatkan total angkatan 190 kg. Menurut Windy, pencapaiannya itu memang ditargetkan oleh pelatih. “Tapi, saat latihan juga sudah pernah menyentuh angka segitu,” terang Windy saat ditemui Media Indonesia seusai pertandingan.
Baca juga: Pecahkan Rekor, Windy Persembahkan Emas di Cabor Angkat Besi
Windy mengatakan medali tersebut dipersembahkan yang sedang dioperasi di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Menurut Windy, ayahnya mendukung dirinya untuk berlaga di Filipina. Sang ayah juga tidak mempersoalkan dirinya yang sakit tidak didampingi oleh buah hatinya. “Sebelum pertandingan, papa bilang tenang aja. Papa ada yang jagain. Kasih yang terbaik,” kata Windy.
Meski demikian, tetap saja Windy mengaku memikirkan kondisi ayahnya. “Masa papanya sakit, tapi anaknya enggak nengokin,” kata Windy yang baru bisa pulang setelah semua kelas angkat besi dipertandingkan.
Tidak hanya kondisi sang ayah saja yang sebenarnya membuat dia jadi banyak pikiran sebelum pertandingan. Ketika jelang terbang ke Filipina pun sudah banyak hal yang membuat Windy bisa saja tidak jadi bertanding di SEA Games.
Salah satunya adalah Windy mengalami kecelakaan mobil saat berada di Thailand. “Saat itu saya hampir meninggal. Tapi, berkat kuasa Tuhan, saya masih selamat. Seperti halnya juga ketika saya menang di sini, itu juga berkat Tuhan,” kata Windy. (OL-8)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved