Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU-satunya perwakilan ganda putri di Denmark Terbuka 2019, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, harus kandas di babak kedua setelah dikalahkan pasangan Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin, dengan skor, 21-23, 16-21.
Tak dinyana, Greysia/Apriyani yang merupakan unggulan kelima harus takluk di tangan non-unggulan.
Di gim pertama, sejatinya Greysia/Apriyani, tampil percaya diri dan mampu mengimbangi Na/Rin.
Namun, keduanya kerap melakukan kesalahan sendiri dan tak mampu mengembangkan permainan, sehingga kalah di gim awal, 21-23.
"Kami nggak bisa keluar dari tekanan, jadinya mainnya juga kadang gak mikir. Satu dua kali kesalahan yang dilakukan, kami ulang lagi. Dan itu terjadi secara berulang,” ujar Apriyani dikutip dari laman resmi PP PBSI
Baca juga : Shesar Terhenti, Tommy Sugiarto Lanjut Perempat Final
Di gim kedua, pertahanan yang digalang Greysia/Apriyani semakin rapuh. Keduanya tak berhasil melancarkan strategi yang sudah dirancang.
Di awal gim kedua, Greysia/Apriyani coba mendekati ketertinggalan dari Na/Rin, 6-4.
Pasangan asal Korea Selatan itu terus menambah keunggulan hingga skor 7-11.
Upaya Apriyani dan Greysia untuk terus menempel jarak dengan Na/Rin, terus dilakukan hingga skor, 10-13.
Greysia/apriyani akhirnya menyamakan dudukan 14-14. Namun kembali disusul menjadi 16-15. Greysia/Apriyani hanya sanggup membalas satu poin dan empat poin lebih dihasilkan lawan, sehingga Greysia/Apriyani kalah di gim kedua, 21-16.
Baca juga : Fitriani Tersingkir di Putaran Pertama Denmark Terbuka
“Kami melakukan banyak kesalahan hari ini, sementara lawan bermain sangat bagus hari ini. Kami tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik kami. Ini memang menjadi tantangan tersendiri buat kami. Tahun ini kami akui kepercayaan diri kami cukup menurun. Dan untuk balik ke performa terbaik itu benar-benar butuh waktu,” ujar Greysia.
Capaian Greysia/Apriyani tahun ini di Odense Sports Park, Denmark, tak bisa menyamai hasil tahun lalu. Tahun 2018, mereka terhenti sebagai semifinalis. Maka, secara otomatis poin keduanya pun akan mengalami pengurangan.
“Tentunya ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah kami. Dari kami secara individu dan sebagai pasangan. Kami terus mencoba lebih baik dan berharap mendapat hasil maksimal. Karena turnamen terus bergulir jelang Olimpiade Tokyo,” ujar Greysia. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved