Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Tipis, Peluang Owi/Winny ke Tokyo

YAKUB PRYATAMA WIJAYAATMAJA
25/9/2019 04:00
Tipis, Peluang Owi/Winny ke Tokyo
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/ Winny Oktavina Kandow( MI/RAMDANI)

LANGKAH ganda campuran Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow di kejuaraan bulu tangkis Korea Terbuka 2019 di Incheon, terhenti di babak pertama. Saat menghadapi unggulan utama asal Tiongkok Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, Owi/Winny menye-rah dua gim langsung dengan skor 19-21, 11-21 hanya dalam waktu 28 menit.

"Ini pertemuan pertama dengan mereka. Kami kurang fokus sepanjang pertandingan. Namun, harus diakui lawan memiliki kualitas bagus," ungkap Owi, panggilan Tontowi seusai pertandingan.

Dalam menghadapi ganda campuran nomor satu dunia itu, Owi/Winny sejatinya mampu memberikan perlawanan di gim pertama. Bahkan, pasangan yang baru dibentuk pada 2018 itu selepas pensiunnya Lilyana Natsir yang sebelumnya merupakan pasangan Owi, sempat unggul dalam pengumpulan poin sebelum akhirnya menyerah 19-21.

Namun di gim kedua, Owi/Winny gagal mempertahankan performa. Tidak seperti di gim pertama, keduanya gagal memberikan perlawanan. Tanpa mampu memberi perlwanan berarti, Owi/Winny akhirnya menyerah 11-21.

"Sebenarnya tidak terlalu sulit menghadapi mereka, namun kami memang kurang tahan di lapangan. Jadi ketika dapat poin, sulit untuk mempertahankannya," ucap Winny.

Dengan tersingkir di babak awal Korea Terbuka 2019, perjuangan Owi/Winny menembus peringkat delapan besar dunia agar lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo akan makin berat. Saat ini, Owi/Winny menempati peringkat 15 dunia.

Ke babak kedua

Hasil berbeda didapat ganda campuran Indonesia lainnya, Praveen Jordan/Melati Darva Oktavianti dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Keduanya sukses melangkah ke babak kedua setelah menundukkan lawan masing-masing.

Praveen/Melati yang merupakan unggulan tujuh lolos dari hadangan pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith. Walau menang dua gim langsung, Praveen/Melati harus mengeluarkan semua kemampuan yang mereka dimiliki sebelum akhirnya menang 24-22, 23-21.

"Lawan cukup bagus. Jika lengah sedikit bukan tidak mungkin kami menelan kekalahan," ujar Praveen dilansir dari Badminton Indonesia.org.

Selanjutnya, Praveen/Melati akan menghadapi pemenang laga antara ganda Indonesia Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja atau Niclas Nohr/Sara Thygesen asal Denmark yang akan berlangsung hari ini. "Kalau ketemu Hafiz/Gloria kami sudah sering ketemu dan sama-sama tahu kelebihan kekurangannya. Jika harus menghadapi ganda Denmark, kami akan pelajari lagi," ucap Melati.

Rinov/Pitha menyusul jejak Praveen/Melati dengan menyingkirkan pasangan tuan rumah Ko Sung-hyun/Eom Hye-won dalam pertarungan ketat selama hampir satu jam dengan skor 21-18, 18-21, 21-18. Bagi Rinov/Pitha kemenangan itu merupakan pembalasan atas pasangan Korea itu yang mengalahkan mereka di Korea Masters 2018.

"Kunci kemenangan kami ialah tetap fokus sepanjang pertandingan. Di gim ketiga kami sempat hilang banyak poin, tapi kami bisa kembali fokus dan berhasil meraih kemenangan," ujar Pitha.

Di babak kedua, Rinov/Pitha akan menghadapi ujian berat karena harus berhadapan dengan pemenang laga unggulan dua asal Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong dan Wang Chi Lin/Cheng Chi Ya (Taiwan). Kemungkinan besar, Rinov/Pitha akan menghadapi Wang/Huang yang mengalahkan mereka di dua pertemuan sebelumnya. (R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya