Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Panjat Tebing Indonesia (FPTI) akan mengirimkan enam atlet muda ke IFSC Youth World Championships di Arco, Italia, 22-31 Agustus 2019. Tim panjat tebing Indonesia akan berlaga di beberapa nomor kategori boulder dan speed.
Manajer tim nasional panjat tebing Indonesia, Koentono Halim, mengatakan 6 atlet yang akan tampil terdiri atas 4 putra dan 2 putri. Keempat atlet putra itu ialah Seto, Adi Mulyoni Rahmad, dan Kiromal Katibin serta I Putu Iwan Putra. Dua atlet putri yang turun ialah Amanda Narda Mutia dan Egalitaadliyah Baiquni.
Menurut Koentono, FTPI berharap bisa meraih medali terutama di nomor speed. Menurutnya, untuk tingkat junior, Indonesia masih bisa bersaing dengan atlet negara lain di kategori speed.
Di boulder meskipun ada peluang, terdapat peluang lebih banyak di speed. "Karena bisa diukur dari waktu masing-masing peserta," jelasnya. (*/R-1)
Kemenpora mengambil sikap tegas terhadap oknum pelatih berinisial HB yang diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Tim panjat tebing Indonesia berpotensi membawa pulang empat medali melalui nomor speed putra-putri dan lead putra-putri di Asian Games 2026.
Ardana Cikal Damarwulan, yang menjalani debutnya di SEA Games 2025, langsung mengejutkan publik dengan mendulang medali emas di nomor lead putra.
Tambahan dua emas tersebut membuat perolehan medali Indonesia kini menjadi 20 emas, 28 perak, dan 24 perunggu.
Untuk SEA Games, mayoritas atlet panjat tebing yang diturunkan adalah pemanjat muda, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan penyelenggara.
Panjat tebing menjadi salah satu cabang yang akan mengandalkan atlet junior.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved