Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) membidik predikat juara umum cabang angkat besi SEA Games 2019 Filipina. Lima emas menjadi bidikan tim angkat besi Indonesia di ajang olahraga multi-event negara-negara Asia Tenggara tersebut.
"Juara umum (angkat besi) itu minimal tiga emas. Tapi kami membidik lima emas. Dua dari putri dan tiga dari putra," ungkap Wakil Ketua Umum PB PABBSI Djoko Pramono kemarin.
Menurut Djoko, tim angkat besi Indonesia terus digenjot di pelatnas untuk meningkatkan kemampuan sebelum tampil di SEA Games 2019. "Perkembangannya sejauh ini sudah bagus," ungkap Joko.
Tentang keinginan pemerintah agar pengurus cabang olahraga memberi kesempatan kepada atlet-atlet junior tampil di SEA Games, Joko menyatakan hal itu tidak mengancam target yang telah ditetapkan. Menurutnya, para lifter muda junior banyak yang sudah mendulang prestasi.
"Di kejuaraan dunia kemarin, kami mengirimkan atlet junior. Hal itu bisa menambah pengalaman mereka," ujar Joko.
Namun, diakui Joko, mencari atlet lifter muda berbakat bukan hal mudah. Akan tetapi, hal itu tidak mengurangi upaya PABBSI untuk terus berusaha melahirkan lifter-lifter kelas dunia sebagai penerus Eko Yuli Irawan, Triyatno, ataupun Sri Wahyuni.
Berbeda dengan PABBSI, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) justru tanpa target di SEA Games 2019. Menurut Ketua PB PASI, Bob Hasan, ajang SEA Games hanya dijadikan ajang para atlet junior untuk menunjukkan kemampuannya sehingga kelak bisa menggantikan para atlet senior di masa mendatang.
"SEA Games kita kirim 'anak-anak kecil' saja. Tidak usah mengandalkan Lalu Muhammad Zohri, tidak usah mengandalkan Emil (Nova)," jelas Bob Hasan.
Menurut Bob, tidak menutup kemungkinan Zohri tampil di SEA Games. "Tapi kalau ada penggantinya, boleh penggantinya saja kan? Jadi, yang penting kita punya pelapis, bukan Zohri saja, siapa pun bisa maju," jelasnya (Des/Ant/R-1)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved