Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Jelang GP Austria, Leclerc Akui Sulit Kejar Mercedes

Antara
28/6/2019 12:15
Jelang GP Austria, Leclerc Akui Sulit Kejar Mercedes
Pembalap Ferrari Charles Leclerc(AFP/JOE KLAMAR)

PEMBALAP Ferrari Charles Leclerc enggan menyulut optimisme semu bagi timnya jelang balapan GP Austria, akhir pekan nanti, karena Mercedes masih dominan dan bahkan sedang mengincar kemenangan ke-11 secara beruntun.    

"Aku rasa saat ini cukup sulit. Mereka terlihat sangat, sangat cepat," kata Leclerc ketika ditanya apakah Ferrari bisa memberikan perlawanan ketat kepada Mercedes di Red Bull Ring.

"Mereka sangat cepat di Paul Ricard, khususnya laju ketika balapan, jadi aku kira kami fokus kepada kami sendiri dan mencoba melakukan yang terbaik. Tapi, jujur, cukup sulit untuk berada di level mereka," imbuhnya.    

Leclerc masih mengejar kemenangan pertamanya di musim perdana menunggangi Ferrari. Peluang terbesarnya datang di balapan kedua, GP Bahrain, saat dia start dari posisi pole. Namun Leclerc mengalami kendala mesin di akhir lomba dan harus finis peringkat tiga.    

Baca juga: Gunakan Power Unit Baru, Albon Hadapi Penalti di GP Austria

Setelah itu, Leclerc kembali naik podium di Kanada dan terakhir di Prancis, pekan lalu.    

Di Prancis, Leclerc mampu mengejar pembalap Mercedes Valtteri Bottas dan finis 0,929 detik di belakang sang pebalap Finlandia itu.    

"Aku rasa dia mengalami sedikit kesulitan di ban set kedua yang melepuh. Kami tidak demikian. Aku rasa kami cukup mampu mengatur balapan kami jadi itu menunjukkan jika semuanya masih mungkin, tapi sangat sulit," kata Leclerc.        

Mercedes telah menang empat kali di Austria, namun tahun lalu kedua pebalap mereka, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas gagal finis karena mengalami kendala teknis.    

"Jika mereka tidak mengalami masalah, akan sulit bagi kami untuk menantang mereka. Jadi kami akan mencoba yang terbaik di setiap balapan," kata Leclerc.    

Leclerc mengaku hasil positif di dua balapan terakhir cukup memberikan motivasi untuk berlaga di akhir pekan nanti.    

Juga bagi dia, Red Bull Ring merupakan salah satu sirkuit favorit karena memiliki jarak putaran yang pendek, mengingatkan masa-masa membalap go-kart dahulu.    

"Aku suka membalap di sini," kata Leclerc.    

Ferrari tiba di seri kesembilan musim ini dengan defisit 140 poin dari Mercedes yang berada di puncak klasemen konstruktor.    

Ketika ditanya tentang peluang di kejuaraan, Leclerc mengatakan Ferrari tak akan menyerah hingga perhitungan secara matematis menyebutkan tak mungkin lagi mengejar Mercedes. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya