Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Bos Mercedes Puji Kehebatan Hamilton

MI
27/5/2019 22:50
Bos Mercedes Puji Kehebatan Hamilton
Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton(AFP)

JUARA dunia Formula Satu atau F1 lima kali Lewis Hamilton kembali menunjukkan dominasinya. Pada seri keenam ajang balapan F1 di Circuit de Monaco, Monako, Minggu (26/5), pembalap Inggris berusia 33 tahun tersebut kembali merebut podium pertama.

Dengan torehan di Grand Prix Monako, pembalap tim Mercedes dengan kendaraan nomor 44 tersebut telah empat kali menjuarai ajang balap F1 pada musim tahun ini.

Namun, pada GP Monako, ada sesuatu yang berbeda. Kebahagiaan bukan hanya dirasakan Hamilton, bos Mercedes Toto Wolff mengungkapkan kesenangan dan kepuasan atas prestasi yang dicetak Hamilton.

Wolff pun menyebut Hamilton sebagai 'juru selamat' Mercedes. Pada balapan seri keenam di Monako diwarnai kejadian dramatis. Ban mobil kendaraan yang ditunggangi Hamilton sempat mengelupas.

Kejadian diawali saat pit stop, Hamilton mengganti ban dengan lapis compound medium. Tiga pembalap yang menjadi pesaingnya, yakni pembalap Sebastian Vettel dari tim Ferrari, pembalap Red Bulls Max Verstappen, dan Pierre Gasly yang juga dari Red Bulls, menggunakan tipe ban hard yang lebih tahan lama.

Di tengah lomba, Hamilton mengalami masalah. Ban kendaraan mengalami aus. Sang juara bertahan sempat marah dan kecewa.

Melalui radio kendaraannya, Hamilton sempat mempertanyakan jenis ban mobilnya kenapa buka tipe hard. Dengan sisa balapan yang masih panjang dengan 67 lap, Hamilton harus memasang strategi tetap terdepan, tetapi ban kendaraannya tak menemui kendala.

Dengan talenta, kecerdikan, dan pengalamannya, Hamilton masih mampu menuntaskan lomba. Bahkan, dia sukses memenangi GP Monako dengan waktu 1 jam 43 menit 28,437 detik. Dua pesaing utamanya, yakni Vettel menyentuh garis finis kedua, sedangkan rekan satu timnya Valtteri Bottas meraih podium ketiga.

"Sangat jelas ini ialah permintaan yang salah," ucap Wolff yang menyangkut pergantian ban yang justru diganti dengan ban tipe medium.

"Kami pikir ban tersebut akan membuat (Hamilton) kalah," jelas pria berusia 47 tahun dari Australia tersebut. "Akan tetapi, justru ini tidak terjadi. Dia telah menyelamatkan kami. Kepiawaian mengendarai telah menyelamatkan kami. Ini sesuatu yang kami perlu untuk menganalisisnya sekarang."

"Ini betul-betul lomba yang sangat sulit yang pernah saya alami, tetapi saya tetap memiliki semangat juang Niki (Lauda)," ucap Hamilton setelah lomba GP Monako. (AFP/Opn/R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya