Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJUARAAN Dunia Boling QubicaAMF ke 55, bakal digelar di Indonesia pada 16-24 November 2019. Indonesia kembali terpilih sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya sejak 1980 atau 39 tahun lalu.
Ketua Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) Percha Leanpuri menyambut hangat kejuaraan ini. Ia optimistis kejuaraan bergengsi ini dapat kembali menghidupkan dunia boling di Indonesia.
“Kami senang terpilih sebagai tuan rumah turnamen paling bergengsi ini. Dan saya bisa menjanjikan kepada semua bowler, ofisial, dan pengunjung sambutan yang sangat hangat dan Piala Dunia Bowling QubicaAMF ke-55 yang paling berkesan. Kami menantikan untuk bertemu Anda di sini di Palembang pada November," kata Pecha dikutip laman resmi QubicaAMF, Selasa (7/5).
Manager Regional QubicaAMF Roger Creamer mengatakan pemilihan Palembang sebagai venue penyelenggaraan kejuaraan dunia sudah tepat.
Alasan terpilihnya Palembang, karena pernah menjadi salah satu destinasi penyelenggaraan Asian Games 2018 dan dianggap memiliki fasilitas yang menunjang kejuaraan dunia boling di samping latar belakang budaya, wisata dan kulinernya yang dinilai eksotis.
Baca juga: CdM SEA Games Diharap dari Cabang Olahraga
“Saya baru-baru ini mengunjungi Palembang dan pusat boling. Saya sangat terkesan dengan segala yang ditawarkan kota dan bowling center itu. Saya tahu semua atlet Piala Dunia kami dan para tamu akan memiliki perjalanan yang luar biasa," ujar dia.
Indonesia memiliki perjalanan panjang dan mengesankan dalam dunia boling internasional. Tercatat, Indonesia sudah 34 kali berpartisipasi dalam kejuaraan dunia boling.
Di kejuaraan terakhir yang diselenggarakan di Las Vegas, Amerika serikat, pebowling Indonesia, Ryan Leonard Lalisand dan Nadia Pramanik Nuramalina berhasil mencatatkan prestasi.
Ryan menduduki peringkat top 8 sementara Nadia berhasil menduduki runner-up ketiga di nomor putri.
Selain itu, Indonesia diperkuat atlet dunia seperti Indra Gondokusumo, AM Ismael, Lily Go, Putty Insavilla Armein, dan Sharon Limansantoso. (Medcom/OL-2)
Bagi Hardy Rachmadian, pesaing-pesaing terdekat untuk cabang olahraga boling di SEA Games 2025 adalah Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Asian Intercity Bowling Championship mempertandingkan laga antara tim-tim yang mewakili kota-kota Asia.
Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Piala Soetopo Jananto 2025 di Bowl Inc PIK 2, Tangerang
Indonesia berhasil meraih medali perunggu pada nomor beregu beranggotakan tiga orang dalam SEA Deaf Games ke-2.
Kontingen Tuli Indonesia (KTI) siap mewakili Merah Putih pada ajang 2nd Southeast Asia (SEA) Deaf Games 2025 yang akan berlangsung pada 20–26 Agustus 2025 di Jakarta.
Hingga saat ini sudah ada 16 atlet pelatnas untuk tampil di ajang SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved