Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET angkat besi andalan Indonesia Eko Yuli Irawan ingin memperbaiki total angkatannya di snatch maupun clean and jerk di sejumlah turnamen untuk mengejar poin agar bisa lolos ke multiajang Olimpiade Tokyo 2020.
Pada acara bertajuk Bridgestone Olympic a Go Go di Jakarta, Sabtu (4/5), atlet asal Lampung berusai 29 tahun tersebut mengungkapkan jika dia harus mampu mempertahankan total angkatan di atas 310 kilogram (kg) untuk mengamankan posisinya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo.
“Sekarang saja saya sudah digeser (lifter) Tiongkok perolehan poinnya dari nomor satu ke dua dunia. Untuk lolos harus peringkat ketujuh dunia,” kata pemegang rekor dunia clean and jerk dengan total angkatan 317 kg itu.
Rekor dunia itu dicetak Eko di Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Turkmenistan, September 2018. Merosotnya peringkat Eko disebabkan turunnya total angkatan pada dua turnamen di awal tahun ini, yakni Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou, Tiongkok, dan Kejuaraan Angkat Besi Asia 2019 di NingBo, Tiongkok. Pada dua kejuaraan itu, total angkatan Eko hanya di bawah 300 kg. (Ant/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved